29 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Jawab Interpelasi DPRA, Plt. Gubernur Paparkan Anggaran Covid-19

...

  • Fakhrurrazi
  • 25 September 2020 20:05 WIB

Foto: Fakhrurrazi
Foto: Fakhrurrazi

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memaparkan tentang refocusing anggaran yang semula disampaikan sebesar Rp1,7 triliun berubah menjadi Rp2,3 triliun

Hal ini, kata Nova, dikarenakan jumlah pendapatan transfer Pemerintah Aceh pada awalnya belum ada kepastian, sehingga jumlah refocusing anggaran yang semula direncanakan Rp1,7 T masih belum final dan dapat berubah sesuai kondisi dan kebutuhan prioritas.

"Kemudian Pemerintah Aceh melakukan rasionalisasi kembali pagu dari SKPA-SKPA terhadap kegiatan-kegiatan yang sebelumnya diperkirakan dapat dilaksanakan, hasil rasionalisasi tersebut menjadi Rp2,3 triliun," kata Nova Iriansyah dalam rapat paripurna penyampaian jawaban Plt. Gubernur terhadap hak interpelasi DPRA, Jumat, 25 September 2020.

Nova melanjutkan, berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ, Nomor 177/KMK.07/2020, maka ditetapkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 38 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Aceh Nomor 80 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2020, tanggal 15 Juni 2020, dengan pagu sebesar Rp15.798.122.413.003,00.

"Termasuk di dalamnya untuk penanganan Covid-19, yang ditempatkan pada Pejabat Pengelola Keuangan Aceh (PPKA)," ujarnya.

Rincian tersebut, lanjut Nova, bantuan keuangan bersifat khusus kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh untuk antisipasi dan penanganan dampak penularan Covid-19 Tahun 2020.

Bantuan tersebut, kata Nova, untuk penanganan kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan dampak ekonomi, dan/atau pengaturan pergerakan orang diperbatasan Aceh bagi kabupaten/kota perbatasan Aceh sebesar Rp300 miliar.

Selanjutnya, belanja hibah kepada Pemerintah sebesar Rp80 miliar. Yakni hibah kepada 150 OKP dan Ormas, Rp15 miliar, hibah kepada PMI Kota Banda Aceh Rp6,5 miliar, bansos dampak ekonomi dan social safety net Rp1,502 triliun, bidang ekonomi Rp200 miliar, dan social safety net Rp1,3 triliun.

Kemudian bantuan sosial tidak terencana, dilakukan penambahan sebesar Rp7,4 miliar, sehingga menjadi Rp20 M dari Rp12,5 M.

Belanja Tidak Terduga, dilakukan penambahan sebesar Rp326,7 M, sehingga menjadi Rp445 M dari Rp118,8 M. Pencairan BTT telah dilakukan dari tahap 1 sampai tahap 6.

"Pada tanggal 14 Agustus 2020, telah disampaikan 83 buah buku (Buku A, B, C dan D) Peraturan Gubernur Aceh Nomor 38 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Aceh Nomor 80 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2020, kepada DPRA sesuai Surat Kepala BPKA Nomor 903/1730/2020 tanggal 4 Agustus 2020, diterima Kasubbag Fasilitasi Pengawasan Sekretariat Dewan DPRA," ujar Nova Iriansyah.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.