23 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Untuk Proyek Besar
Kajari Aceh Utara: Tidak Ada Dinas Minta Pendampingan TP4D, Itu Aneh

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 23 July 2018 21:00 WIB

Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 di Kejaksaan Negeri Aceh Utara. @Cut Islamanda/portalsatu.com
Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 di Kejaksaan Negeri Aceh Utara. @Cut Islamanda/portalsatu.com

LHOKSUKON - Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Aceh Utara dibentuk tahun 2016. Namun hingga pertengahan 2018, dinas terkait di kabupaten ini hanya meminta pendampingan TP4D untuk mengawal beberapa pekerjaan skala kecil. Sementara pembangunan prioritas atau proyek besar tidak diminta pendampingan TP4D. 

Hal itu diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Edi Winarto, S.H., M.H., kepada portalsatu.com usai upacara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58, di halaman kantor kejari setempat, Senin, 23 Juli 2018. Kata Edi, hal itu sedikit aneh, mengingat di daerah lain dalam setahun bisa terdapat 15 proyek pembangunan yang meminta pendampingan TP4D. 

"TP4D lahir 2016, di Aceh Utara anehnya belum ada yang meminta pendampingan, jika pun ada hanya yang skala kecil tingkat sekolah. Sementara dinas dengan proyek besar malah tidak ada yang meminta pendampingan, itu aneh. Terkait ini kita tidak mau suuzan, yang jelas kita sudah melakukan sosialisasi secara maksimal beberapa kali. Upaya pendampingan ini sesuai dengan instruksi presiden untuk mengantisipasi adanya penyelewengan pada pembangunan proyek, khususnya skala nasional dan prioritas. Namun anehnya, di Aceh Utara seolah tidak ada niat dari pihak terkait," ujar Edi. 

Namun, Edi melanjutkan, "Dalam hal ini kita tidak bisa terlalu berkomentar, karena itu kan hak mereka. Kita sudah memberikan imbauan, tapi ya begitu. Faktanya hingga saat ini tidak ada dinas yang meminta pendampingan dalam pembangunan proyek inti. Jika pun ada Dinas Pendidikan, hanya tingkat sekolah untuk rehab". 

Sementara terkait HBA, Edi menyebutkan, sebelum pelaksanaan upacara di halaman kantor, pihaknya sudah melaksanakan upacara di Taman Makam Pahlawan di Lhokseumawe, Sabtu, 21 Juli 2018. "Kita juga melakukan kunjungan ke rumah purnaja Kejari Aceh Utara, memberikan sembako ke Panti Asuhan Muhammadiyah dan Yayasan Kifalul Yatim Alue Bungkoh, serta beberapa kegiatan lainnya," kata Edi Winarto.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.