07 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kampung Pukat Pidie Ikut Lomba Gampong Mandiri Piala Kodam IM

...

  • ZAMAH SARI
  • 13 November 2019 12:30 WIB

Ketua Tim Penilai Gampong Mandiri, Letkol Arm Kusdi YS, bersama keuchik dan tokoh masyarakat Kampung Pukat. Foto: Zamah Sari
Ketua Tim Penilai Gampong Mandiri, Letkol Arm Kusdi YS, bersama keuchik dan tokoh masyarakat Kampung Pukat. Foto: Zamah Sari

SIGLI - Gampong Kampung Pukat,  Kemukiman Paloh,  Kecamatan Pidie,  Kabupaten Pidie, terpilih sebagai gampong (desa) mandiri  binaan TNI jajaran Kodim 0102 Pidie. Kini, gampong tersebut sedang dinilai dalam perlombaan tingkat Provinsi Aceh untuk memperebutkan piala Kodam Iskandar Muda tahun 2019.

Tim penilai dari Kodam Iskandar Muda dipimpin Perwira Pembantu Madya Peningkatan Kemampuan Teritorial, Letkol Arm Kusdi YS,  Selasa, 12 Oktober 2019, turun  ke Gampong Pukat untuk penilaian secara mendetail. Kedatangan rombongan tim penilai disambut meriah keuchik dan  warga setempat, termasuk dengan tarian Ranup Lampuan oleh anak-anak Gampong Pukat.  Tampak juga dalam penyambutan, Kapolsek Pidie, Ipda Junaidi,  Danramil Pidie,  Kapten Inf Agus Suharsono, Sekcam Azhari,  S.Sos.

Dalam sambutannya, Keuchik Gampong Pukat, Zainuddin mengucapkan terima kasih kepada Pangdam Iskandar Muda beserta jajarannya yang telah memilih desanya sebagai salah satu gampong memenuhi syarat ikut bersaing di tingkat provinsi.

"Kami sangat terharu ketika nama gampong kami terpilih sebagai gampong mandiri dan diberi kesempatan untuk bersaing tingkat provinsi tahun ini,” kata Zainuddin yang memaparkan data dan kondisi gampong yang dipimpinnya.

Sementara, Letkol Kusdi YS, mengatakan, Gampong Pukat sebagai gampong mandiri yang berhak dinilai untuk tingkat Kodam bukanlah secara kebutulan, tetapi sudah melalui proses panjang, mulai dari penilaian tingkat kecamatan oleh koramil, kabupaten oleh tim Kodim hingga provinsi oleh tim Kodam.

"Setelah dilakukan penilaian, Kampung Pukat layak dan berhak menyandang sebagai Gampong Mandiri versi kita. Dari itu kita turun untuk menilai di tingkat provinsi," ujar Kusdi.

Kusdi menjelaskan tentang kriteria dinilai sebagai gampong mandiri meliputi:  Rasa Nasionalisme dan Pancasilais. Tidak ada paham rasisme dan separatis; Bebas Narkoba dan ada upaya secara bersama pencegahan; Pengelolaan ketertiban dan keamanan masyarakat secara terus menerus dan benar-benar nyaman dan aman; Pengeloaan gampong bermanjemen kemajuan seperti Usaha Kecil Menengah (UKM), kegiatan kepemudaan termasuk olahraga dan kegiatan positif lainnya; serta sejumlah kriteria lainnya.

"Semua itu kita nilai secara adil, apa adanya, tanpa ditambah dan kurang serta tidak ditutup-tutupi," jelasnya yang mengaku hasil penilaian nantinya diserahkan kepada Pangdam.

Dia juga menjelaskan, dari seluruh Aceh ada delapan gampong yang memenuhi persyaratan dan berhak ikut di tingkat Provinsi Aceh. Salah satunya berada di Pidie, yaitu Gampong Kampung Pukat.

"Hasil ini nantinya akan diumumkan Desember mendatang.  Sedang untuk hadiahnya akan diberikan pada acara HUT Kodam Iskandar Muda," jelas ketua tim penilai yang mengaku program tersebut merupakan program inisiatif Pangdam Iskandar Muda yang sudah berjalan sejak tahun lalu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.