24 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kapal Perang Amerika Terjebak di Tengah Laut 2 Bulan, Awaknya Terserang Wabah Aneh

...

  • Intisari Online
  • 15 March 2019 17:00 WIB

Gambar Kapal Perang USS McHenry. Foto Naval Today
Gambar Kapal Perang USS McHenry. Foto Naval Today

Sebuah kisah cukup aneh dialami sebuah kapal perang milik Amerika Serikat, yang dikarantina di laut selama dua bulan.

Mereka tidak bisa kembali ke pelabuhan karena terserang wabah penyakit aneh mirip dengan gondong, menurut laporan CNN, 14 Maret 2019.

Setidaknya ada 25 pelaut dan marinir di atas kapal perang amfibi USS Fort McHenry. Semuanya menderita gejala paroritis yang mirip dengan gondong.

Namun, militer AS belum mengungkapkannya secara resmi. Penyakit ini muncul pertama kali sejak Desember, akan tetapi baru dilaporkan pada 9 Maret lalu menurut pantauan CNN.

Meski demikian, penyakit ini disinyalir tidak mengancam nyawa, dan semua awak diperkirakan bisa pulih sepenuhnya, menurut laporan Armada itu pada CNN.

Selain itu, dinyatakan awak kapal tersebut setidaknya telah terdampat di tengah lautan selama kurang lebih dua bulan sejak Januari.

Personel militer ini kini sudah meneriman vaksinasi pendorong campak, gondong, dan Rubela, untuk membantu proses pemulihan.

Diketahui, kapal tersebut saat ini sedang beroperasi di wilayah Teluk Persia. Tetapi, pejabat militer sedang menilai kapan melakukan panggilan untuk kembali ke pelabuhan.

Menurut seorang pejabat militer AS kepada CNN, menyatakan bahwa jika muncul wabah penyakit, sebuah keputusan untuk menghentikan kunjungan pelabuhan selama 30 hari. Selama periode penyakit itu belum berakhir.

Kemudian mereka baru bisa memutuskan untuk melanjutkan perjalanan setelah periode itu berakhir.

Akan tetapi, kapal tersebut sebelumnya sempat melakukan panggilan pada awal Januari di Rumania, ketika mereka sedang di Laut Hitam.

Mereka sedang melakukan perjalanan kembali melalui Mediterania ke Timur Tengah.

Namun, setelah awak kapal ini terdeteksi sakit, para pasien dikarantina dan tidak terjadi kontak dengan awak kapal tersebut.

Tim medis berspesialisasi dalam perawatan perventif, dan diperkirakan mengerahkan semua upaya yang mereka bisa, untuk proses pemulihan.

Kapal tersebut diketahui juga membawa Marinir Angkatan Laut US yang sedang dalam melakukan tugas perang amfibi, beberapa jadwal pelatihan juga diubah karena dampak wabah tersebut.

Penulis: Afif Khoirul M.[]Sumber:intisari.grid.id

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.