25 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kapolda Aceh: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Harus Terbuka

...

  • PORTALSATU
  • 31 December 2019 21:20 WIB

Foto: Khairul Anwar
Foto: Khairul Anwar

BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S. Djambak, meminta Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir. Reskrimsus) jangan menutup-menutupi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi bantuan beasiswa bersumber dari APBA 2017. Pasalnya, kasus yang sedang ditangani penyidik Polda Aceh sudah mencuat ke publik.

“Semua kasus yang ke penyidik Polda Aceh, Dir. Reskrimsus harus terbuka dalam menangani kasus dugaan korupsi,” kata Kapolda Aceh Rio S. Djambak saat konferensi pers akhir tahun di Aula Polda Aceh, Selasa, 31 Desember 2019.

Rio S. Djambak menegaskan, Polda Aceh terbuka dalam menangai berbagai kasus, baik dugaan korupsi maupun kasus lainnya yang masuk ke ranah penyidikan.

“Jadi, Polda sangat terbuka. Jadi, publik pun bisa menilai kinerja Polda Aceh dalam menangani berbagai kasus,” jelasnya.

Sementara itu, Dir. Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol. T. Saladin, menjelaskan terkait pengusutan dugaan korupsi beasiswa, tim penyidik telah memeriksa sebanyak 100 saksi penerima bantuan pendidikan itu. Penyidik sedang menggali dan memanggil sejumlah saksi lainnya yang ikut menerima bantuan, jumlahnya mencapai 800 orang.

“Yang telah kita periksa atau diminta keterangan 100 orang. Sementara sisa lainnya telah dikirimkan surat pemanggilan, ada di Aceh, ada juga di luar Aceh,” kata Saladin di hadapan Kapolda Aceh.

Saladin menjelaskan, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi bantuan beasiswa itu, ada penerima yang mengembalikan uang dengan cara dititipkan kepada penyidik. “Ada yang mengembalikan uang, ada yang tidak,” ujarnya.

Lihat pulaKasus Bantuan Pendidikan: Aliran Dana Masuk ke Parpol?[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.