16 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kapolres Aceh Singkil Ingatkan Masyarakat Tidak Sebarkan Hoax

...

  • SUDIRMAN
  • 23 May 2019 21:30 WIB

Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda. Foto istimewa
Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda. Foto istimewa

SUBULUSSALAM - Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda, S.IK., mengimbau masyarakat Aceh Singkil dan Subulussalam untuk tidak menyebarkan hoax atau berita bohong karena dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. 

Imbauan ini disampaikan kepada masyarakat mengingat maraknya hoax di media sosial seperti Facebook, WhatsApp dan Twitter dengan mudah disebarkan oleh pihak tertentu untuk memprovokasi masyarakat belakang ini.

Karena itu, Kapolres meminta masyarakat untuk dapat menyaring setiap berita yang diterima atau menanyakan kepada pihak yang berkompeten terkait kebenaran isi berita tersebut.

"Sehingga tidak ada pihak lain yang dirugikan dari berita tersebut," ujar Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda dalam siaran pers dikirim Kabag Ops AKP Erwin kepada portalsatu.com, Kamis, 23 Mei 2019.

Menurut Kapolres Andrianto, ada pihak-pihak tertentu baik di wilayah Aceh Singkil maupun Subulussalam yang ingin memecah belah masyarakat dengan menyebaran hoax melalui media sosial. Upaya tersebut harus dilawan karena dapat mengganggu stabilitas keamanan di tengah-tengah masyarakat, apalagi setelah pileg dan pilpres.

Namun demikian, Kapolres Andrianto Argamuda yakin masyarakat Subulussalam dan Aceh Singkil pasti menolak hoax. Selain itu, Kapolres juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menyebarkan isu-isu kebencian dan SARA yang dapat merugikan pihak lain. 

"Penyebar berita hoax di media sosial bisa dipidana melalui Undang-Undang Informasi Transaksi Elekronik. Ada pasal yang menjerat, baik kepada sipembuat maupun yang meneruskannya," kata Kapolres.

"Bukan hanya itu, masyarakat juga diminta untuk tidak berkomentar dengan menebar isu kebencian atau SARA, apalagi isi dari komentar tersebut dapat memancing emosi, dan merugikan pihak lain. Kata-kata caki maki penuh kesombongan di media sosial harus dihindari, sehingga hubungan harmonis antarsesama warga dapat terjaga sepanjang masa," ungkap Kapolres Aceh Singkil.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.