07 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kapolres Aceh Timur Silaturahmi dengan Keluarga Korban Penganiayaan Anggota Polsek Nurussalam

...

  • PORTALSATU
  • 25 May 2020 22:30 WIB

Foto: Humas Polres Aceh Timur
Foto: Humas Polres Aceh Timur

IDI RAYEK - Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K., M.H., bersilaturrahmi ke rumah keluarga Ramlan alias Bang Mulan (60), di Dusun Suka Rahmat, Gampong Keude Bagok, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Senin, 25 Mei 2020. Silaturahmi ini sebagai bentuk empati dan keprihatinan kepada Ramlan, korban penganiayaan dua anggota Polsek Nurussalam berinisial Brigadir E dan Brigadir R, Sabtu, 23 Mei 2020, siang.

Sesampai di rumah keluarga korban, Kapolres Aceh Timur didampingi Kasat Intelkam AKP Zakiul Fuad, S.H., Kapolsek Nurussalam Iptu Abdullah, S.Sos., Kasie Propam Ipda Muhammad Zakaria Siregar dan dokter mitra Polres Aceh Timur dr. Zulfahmi disambut Abdul Muluk, S.Pd., adek korban (Ramlan) bersama unsur Muspika Nurussalam, para tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Bagok Sa dan Sekjen Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Timur.

Kepada keluarga korban, Kapolres menyampaikan, menyikapi setelah beredarnya video dugaan penganiayaan yang dilakukan dua anggota Polsek Nurussalam, atas nama pribadi dan pimpinan Polres Aceh Timur ia meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakan telah dilakukan Brigadir R bersama Brigadir E.

Kapolres menyebut kedua oknum tersebut sudah ditindak sesuai undang-undang disipilin berlaku di institusi kepolisian. “Bahkan pasca kejadian tersebut, saya langsung menjenguk korban dan sekaligus saya perintahkan kepada Kasie Propam untuk mengamankan Brigadir R dan Brigadir E,” sebut Kapolres.

Kapolres menyatakan pihaknya akan menanggung semua biaya pengobatan Ramlan sampai sembuh sekaligus memerintahkan Kapolsek Nurussalam agar selalu memantau kondisi kesehatan Ramlan. 

Sementara itu, Abdul Muluk sebagai perwakilan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur yang telah meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi dengan keluarganya.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Aceh Timur bersama rombongan yang begitu peduli terhadap keluarga kami pasca kejadian dua hari yang lalu. Bamun demikian kami mewakili keluarga, memohon kepada Bapak Kapolres Aceh Timur agar anggota Bapak (Brigadir R dan Brigadir E) bisa dipertemukan dengan keluarga kami untuk meminta maaf secara langsung dan sekaligus untuk di-peusijuek (tepung tawar),” ujar Abdul Muluk.

Hal senada disampaikan Adami, B.A., tokoh masyarakat Desa Bagok Sa. “Perlu kami sampaikan kepada Bapak Kapolres bahwa Brigadir R maupun Brigadir E menurut pandangan kami merupakan anggota yang baik selama dinas di Polsek Nurussalam. Bahkan Brigadir E kurang lebih sudah 15 tahun berdinas di Polsek Nurussalam dan dikenal dekat dengan masyarakat, sehingga banyak yang tidak menyangka apa yang dilakukan Bapak Brigadir E. Mungkin pada hari kejadian tersebut menjadi hal yang nahas bagi Brigadir E," ujar Adami.

Mengakhiri kegiatan silaturahmi, Kapolres menyerahkan bantuan sembako berikut tali asih kepada Ramlan yang diterima Abdul Muluk selaku adik Ramlan.

Sementara itu saat ditanya oleh wartawan yang mengikuti kegiatan tersebut Kapolres menyebutkan, tindakan yang dilakukan anggota Polsek Nurussalam tersebut tidak dibenarkan dan menyalahi Kode Etik Polri. 

“Apapun alasannya tindakan yang dilakukan oleh anggota kami tersebut tidak dibenarkan. Sebagai anggota Polri harus menjunjung tinggi Kode Etik Polri untuk menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, juga memiliki kesabaran berlebih,” ujar Kapolres.

Kapolres menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah diproses Propam Polres Aceh Timur. “Dua oknum Polsek Nurussalam tersebut saat ini sudah dimasukkan ke sel Propam. Keduanya kami kenakan sanksi disiplin dan Kode Etik Polri," pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.