01 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kasus Covid-19 Melonjak di Banda Aceh, Ini Tanggapan Ketua DPRK

...

  • PORTALSATU
  • 14 September 2020 18:45 WIB

Wali Kota Banda Aceh menyerahkan Rancangan Qanun Perubahan APBK 2020 kepada Ketua DPRK. Foto: Khairul Anwar
Wali Kota Banda Aceh menyerahkan Rancangan Qanun Perubahan APBK 2020 kepada Ketua DPRK. Foto: Khairul Anwar

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mengatakan dibutuhkan langkah-langkah luar biasa agar pemerintah bisa segera mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Banda Aceh.

“Melihat perkembangan terkini di Kota Banda Aceh, jumlah pasien Covid-19 setiap hari makin bertambah. Ini menunjukkan selama ini kita belum punya kemampuan untuk mengatasi penambahan jumlah kasus positif dan meninggal,” ujar Farid dalam Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Raqan Perubahan APBK Banda Aceh Tahun 2020, Senin, 14 September 2020.

“Oleh karena itu, dibutuhkan langkah-langkah luar biasa agar pemerintah bisa segera mengantisipasi kasus Covid-19, supaya tidak semakin meningkat atau bertambah korbannya," kata Farid Nyak Umar.

Menurut Farid Nyak Umar, pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2020 merupakan kesempatan yang sangat tepat bagi pemerintah kota dan DPRK untuk merencanakan dan merumuskan program-program yang bisa langsung berdampak dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 lebih luas, seperti melakukan swab massal.

"Pemerintah kota juga perlu menerapkan grand strategy, apa yang bisa dilakukan sampai akhir 2020 untuk penanganan covid-19 ditetapkan secara terukur dengan pelaksanaan waktu yang jelas," ujarnya.

Farid melihat program yang selama ini dibuat Pemerintah Kota Banda Aceh seperti Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 51 Tahun 2020 Perubahan Perwal 45 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Banda Aceh sudah cukup baik.

Namun, kata dia, dalam pelaksanaan di lapangan banyak ditemui kendala-kendala, apalagi masih ada masyarakat yang tidak kooperatif dalam merespons program yang dibuat pemerintah. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Maka momentum ini menjadi sangat penting untuk merumuskan program tersebut, sehingga nantinya pemerintah kota mempunyai strategi yang terukur dalam mencegah Covid-19”.

"Selain itu kami juga meminta Pemerintah Kota Banda Aceh untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan semua pihak, terutama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah," pungkas Farid Nyak Umar.[](Khairul Anwar)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.