13 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kasus Kebakaran Rumah Wartawan di Aceh Tenggara: Asnawi Surati Kapolri

...

  • PORTALSATU
  • 30 November 2019 18:20 WIB

Asnawi, wartawan Serambi Indonesia. Foto: istimewa
Asnawi, wartawan Serambi Indonesia. Foto: istimewa

BANDA ACEH – Asnawi, wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara, menyurati Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Dia berharap Kapolri mem-back-up penanganan kasus kebakaran rumahnya yang terjadi empat bulan lalu.  

Surat ditulis Asnawi bertanggal 30 November 2019 ditujukan kepada Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis itu tembusannya ke Presiden RI, Menko Polkam, Komnas HAM, Kompolnas, Dewan Pers, Komisi III DPR RI, dan Komite Penyelamatan Jurnalis.

Asnawi menyampaikan kepada Kapolri bahwa rumahnya di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, dibakar pada 30 Juli 2019. “Hasil Labfor Forensik Mabes Polri Cabang Medan juga menyatakan rumah saya dibakar bukan terbakar,” tulis Asnawi dalam surat itu yang turut dikirim kepada portalsatu.com, Sabtu, 30 November 2019.

Asnawi menduga pembakaran rumahnya terkait pemberitaan sejumlah kasus di Aceh Tenggara. Dalam surat tersebut, Asnawi merincikan kasus-kasus yang sering dia tulis/beritakan tiga bulan sebelum pembakaran rumahnya.

“Sudah 4 bulan kasus (pembakaran rumah) saya ini, kendati saksi korban dan saksi (lainnya sudah) diperiksa, namun pelakunya belum ditangkap. Padahal, saya yakin kalau (polisi) serius bekerja dari awal kasus ini pasti bisa cepat terungkap, tidak berlarut-larut. Apalagi dengan kecanggihan alat-alat yang dimiliki pihak Polri,” tulis Asnawi.

Menurut Asnawi, keluarganya merasa trauma dan tidak nyaman kalau pelaku dan aktor dalam kasus pembakaran rumahnya itu belum ditangkap oleh aparat kepolisian. Oleh karena itu, dia sangat berharap Kapolri Jenderal Idham Azis agar mem-back-up penanganan kasus itu. Asnawi berharap Kapolri menurunkan tim IT, Densus 88, dan Bareskrim Mabes Polri ke Aceh Tenggara untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

“Surat kepada Kapolri sudah saya masukkan ke dalam amplop, tinggal kirim via Kantor Pos pada Senin nanti, karena hari ini Kantor Pos tutup,” kata Asnawi kepada portalsatu.com lewat telepon seluler, Sabtu sore.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.