06 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kasus Pelanggaran Syariat Islam di Banda Aceh Menurun

...

  • Fakhrurrazi
  • 08 July 2020 15:40 WIB

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman didampingi Wakil Wali Kota Zainal Arifin. Foto: dokumen aceh.antaranews.com
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman didampingi Wakil Wali Kota Zainal Arifin. Foto: dokumen aceh.antaranews.com

BANDA ACEH – Kasus pelanggaran terhadap syariat Islam di Kota Banda Aceh mengalami penurunan. Hal itu diklaim Pemko Banda Aceh sebagai salah satu kemajuan terkait tiga tahun kepemimpinan Aminullah Usman-Zainal Arifin.

Kabag Humas Setdakota Banda Aceh, Irwan, 7 Juli 2020, mengatakan sesuai data dari Satpol PP dan WH, pada tahun 2018 sebanyak 215 pelanggaran syariat di Banda Aceh. "Terjadi penurunan signifikan pada 2019 yaitu sebanyak 97 kasus. Dan hingga Juni 2020, hanya terdapat 48 kasus,” ujar Irwan.

Irwan menyebutkan pada 2016 terdapat 256 jumlah kasus yang terjadi di Banda Aceh, dominan pada pelanggaran syiar (busana dan perilaku) dan juga khalwat.

“Itu angka yang cukup jauh jaraknya, 50 persen lebih terjadi penurunan antara 2016 ke 2019. Tiga tahun masa Aminullah – Zainal bisa kita katakan sukses meminimalisir kasus pelanggaran syariat di Banda Aceh,” kata Irwan.

Irwan juga menyatakan hukuman bagi pegowes wanita tak berbusana islami yang viral beberapa hari lalu berupa pembinaan dan pernyataan maaf, juga sudah tepat. “Itu sudah sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam bidang Ibadah, Akidah, dan Syiar Islam.”

Menurut Irwan, Amin-Zainal juga mampu mendorong partisipasi warga dalam pengawasan dengan membuka call center Banda Aceh Gemilang Anti-Maksiat di nomor 081219314001.

“Semua warga bisa memberi laporan ke nomor tersebut apabila melihat ada pelanggaran-pelanggaran di lingkungannya,” jelasnya.

Irwan menambahkan, Melalui Dinas Syariat Islam, Amin – Zainal juga sangat memerhatikan pengembangan akidah, akhlak, ibadah hingga muamalah warga di ibu kota Provinsi Aceh ini. “Terobosan di antaranya dengan meresmikan Gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banda Aceh di Kompleks Dinas Syariat Islam setempat”.

“Besar harapan pemerintah dalam hal ini, kehadiran gedung dua lantai itu mampu mewujudkan generasi qurani, mendorong generasi muda terus mendalami kandungan Alquran, dan pendidikan agama Islam sehingga tidak terjerumus kepada perbuatan negatif tentunya,” katanya.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.