17 August 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kasus Sabu, Oknum Anggota Dewan Daerah Ini Belum Ditahan

...

  • PORTALSATU
  • 11 August 2017 18:00 WIB

Foto: Ilustrasi. @Istimewa
Foto: Ilustrasi. @Istimewa

MANADO - Oknum anggota DPRD Minahasa Selatan berinisial RL alias Ros yang terlibat kasus sabu, belum ditahan oleh Polda Sulawesi Utara. Padahal, legislator itu ditangkap pada Sabtu, 5 Agustus 2017.

Melansir  tribunnews.com, tidak ada nama RL dalam daftar tahanan di Rutan Polda Sulut, Jumat, 11 Agustus 2017, siang tadi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut Kombes Pol Wihastono Pranoto terkesan “melempar bola”. Ketika dikonfirmasi, ia hanya mengatakan agar mencari informasi melalui humas. "Silakan ke Humas saja, kami belum bisa berikan statement," ujar dia.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, belum ada informasi yang diberikan dari Ditresnarkoba Polda Sulut kepada pihaknya. "Kami belum ada informasi sama sekali, mungkin masih proses penyelidikan," ujar Tompo.

Penanganan kasus RL ini jauh berbeda dengan penangkapan tersangka narkoba berinisial HK beberapa bulan lalu. HK langsung ditahan Polda Sulut setelah diperiksa tiga hari. Sedangkan RL sudah ditangkap selama enam hari tapi tak kunjung ditahan.

Melansir manadopostonline.com, 11 Agustus 2017, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Charles Ngili mengatakan, “Hasil assessment (pemeriksaan kondisi penyalahguna, red) sudah selesai dilakukan”.

Charles menyebutkan, assessment sudah dilakukan dua hari sejak RL dibawa penyidik Ditresnarkoba Polda Sulut. “Assessment anggota dewan (RL) dan seorang pria (JL alias Jhon) sedang disusun. Nanti, dua atau tiga hari baru bisa lengkap. Dan nanti (jika sudah lengkap) segera disampaikan kepada penyidiknya,” tegas mantan Wakapolda Sulut itu.

Status hukum RL sudah menjadi tersangka sejak ditangkap Sabtu lalu. Penetapan tersangka sesuai surat perintah penyidikan: SP.Sidik/VIII/2017/Ditresnarkoba tanggal 7 Agustus. Sebelumnya, dia diproses berdasarkan laporan polisi nomor: LP/VIII/2017/Ditresnarkoba 7 Agustus.

Keterangan dilansir tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara dan BNN menangkap RL, 38 tahun, anggota DPRD Minahasa Selatan bersama teman prianya JL di Kota Manado, Sabtu lalu. Keduanya diketahui petugas diduga mengonsumsi sabu di dua lokasi berbeda sebelum penangkapan. Pertama, di sekitaran Jalan Raya Tanawangko sekira pukul 22.30 Wita. Kedua, di apartemen di Kawasan Boulevard, Jalan Piere Tendean, Manado.

“Tepatnya kamar nomor 705. Mereka digerebek bersamaan di dalam kamar. Bahkan, sejumlah barang bukti sabu terinformasi ikut disita petugas. Informasi lain menyebutkan, keduanya sementara menjalani assessment (pemeriksaan kondisi penyalahguna) di BNN Sulut,” kata Charles.

Menurut Charles, terserah penyidik polda, apakah keduanya diproses hukum atau direhabilitasi. “Kalau rehab diserahkan ke BNN. Sekarang masih tanggung jawab penyidik polda. Dari dua yang ditangkap, nantinya siapa yang direhab dan diproses hukum, itu urusannya Polda,” ujarnya.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.