18 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kasus Tewasnya Preman Medan, Haji Uma Ajukan Penangguhan Penahanan Pedagang Mie Aceh 

...

  • PORTALSATU
  • 11 February 2020 13:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

MEDAN - H. Sudirman akrab disapa Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh, mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap tiga pedagang mie Aceh yang menjadi tersangka kasus tewasnya preman Medan di Delicous Café Mie Aceh Pasar Baru Medan, 29 Januari 2020.

Surat bernomor: 10.1/22/B-01/II/2020 diajukan Haji Uma kepada Kapolrestabes Medan perihal permohonan penangguhan penahanan atas nama Mahyudi (38), Mursalin (32) dan Agussalim (32), yang ditandatangani di Jakarta 5 Februari 2020. 

Surat permohonan penangguhan tahanan itu diantar langsung Haji Uma kepada keluarga Mahyudi pada Sabtu, 8 Februari 2020 di Medan.

“Kita berharap Kapolrestabes Medan dapat mengabulkan permohonan penangguhan penahanan ketiga warga Aceh tersebut agar dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing mengingat anak-anak mereka masih sangat kecil-kecil,” ungkap Haji Uma.

 

 

Haji Uma mengatakan, dirinya sangat menghormati proses hukum yang sedang dilaksanakan Polrestabes Medan. "Namun mengingat kasus yang menjerat ketiga warga Aceh tersebut murni pembelaan diri yang berujung tewasnya korban, Abadi Bangun".

Dalam persidangan nantinya, Haji Uma juga berharap majelis hakim dapat membebaskan ketiga warga Aceh tersebut. "Mengingat kasus yang menimpa Mahyudi hingga menyebabkan tewasnya Abadi Bangun juga akan berlaku terbalik terhadap saudara Mahyudi jika tidak melakukan pembelaan diri apalagi Mahyudi melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pengelola usaha kafe mie Aceh dan tanggung jawabnya melindungi para pekerja," ujar Haji Uma.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.