27 April 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kata Gubernur Irwandi Soal CPNS di Lingkungan Kemenkumham Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 12 April 2018 16:45 WIB

: Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf bersama Menteri Hukum dan HAM, Yosanna Laoly. Foto: Humas Setda Aceh
: Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf bersama Menteri Hukum dan HAM, Yosanna Laoly. Foto: Humas Setda Aceh

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, menyebutkan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh berlangsung ketat.

"Dan yang lebih membanggakan kita adalah, semua yang lulus sebagai CPNS ini adalah putra-putri Aceh. Mudah-mudahan momentum ini dapat menjadi sejarah baru untuk memicu semangat putra-putri Aceh guna mengembangkan karir lebih gemilang di lingkup Kementerian Hukum dan HAM," ujar Irwandi.

Irwandi menyampaikan itu pada acara “Arahan Menteri Hukum dan HAM dalam rangka Peningkatan SDM bagi Seluruh CPNS di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Aceh, dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Aceh dan Kanwil Kemenkumham Aceh”, di Banda Aceh, Kamis, 12 April 2018. Kerja sama itu terkait pelaksanaan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Hukum Acara Jinayat.

Gubernur juga menjelaskan, Pemerintahan Aceh sedang menjalankan program “Aceh Hebat”, yang salah satu prioritasnya peningkatan kualitas di bidang birokrasi dan pelayanan publik. "Kami sangat menuntut setiap PNS yang ada di Pemerintahan Aceh bekerja secara profesional dengan mengedepankan empat hal, yaitu keterampilan, komitmen, disiplin, dan loyalitas," ujarnya.

Gubernur kembali menegaskan, pihaknya dalam menjalankan Pemerintahan Aceh menganut "mazhab hana fee" atau tanpa mengenal istilah "fee". Para CPNS diperingatkan untuk bekerja dengan jujur serta menjunjung tinggi peraturan berlaku, karena setiap pelanggaran akan ditindak tegas.

"Jika di jajaran TNI/Polri ada prajurit yang dipecat karena pelanggaran, maka di lingkup PNS juga berlaku sanksi yang sama. Kami yakin, sistem pengawasan lebih ketat pasti berlaku di lingkup Kementerian Hukum dan HAM," ujarnya.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, juga meminta  para CPNS yang lulus benar-benar bekerja profesional. "Buktikan bahwa negara tidak rugi merekrut kalian," kata Yasonna.[](rel)

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.