13 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kata Kemlu Soal Habib Rizieq Diperiksa Aparat Saudi Terkait Bendera

...

  • DETIK
  • 07 November 2018 12:40 WIB

Habib Rizieq. Foto: dokumen detikcom/Hary Lukita Wardani
Habib Rizieq. Foto: dokumen detikcom/Hary Lukita Wardani

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan penjelasan tentang pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Syihab di Arab Saudi oleh otoritas setempat. Imam Besar FPI itu diperiksa karena ada laporan mengenai pemasangan bendera yang diduga oleh warga setempat mirip dengan bendera Islamic State in Iran-Syria (ISIS). Tim KJRI Jeddah turut melakukan pendampingan terhadap Habib Rizieq dan sudah diizinkan kembali ke rumahnya.

"Pada tanggal 5 November 2018, Kemlu menerima pengaduan dari sejumlah pihak mengenai penahanan seorang WNI atas nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS) oleh aparat keamanan Arab Saudi di Mekah," ujar Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir, Rabu, 7 November 2018,

Arrmanatha menjelaskan, Kemlu telah meminta Pejabat Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan penelusuran guna mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut.

"Dari hasil penelusuran, diperoleh konfirmasi bahwa MRS sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Mekah, atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip dengan bendera ISIS terpasang di depan rumah MRS di Mekah," ujar pria yang akrab disapa Tata ini.

Tata mengatakan, Pejabat Fungsi Kekonsuleran KJRI Jeddah telah memberikan pendampingan kekonsuleran kepada MRS sebagaimana yang diberikan kepada semua WNI yang menghadapi masalah hukum di luar negeri. "Tentunya hukum dan aturan setempat harus dihormati," tutur Tata.

Setelah sempat diperiksa, Habib Rizieq diizinkan otoritas keamanan Saudi kembali ke rumahnya di Mekah sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Masih crosscheck

Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo, menyatakan masih mendalami keterangan yang disampaikan Kemlu ini. Komunikasi dengan Habib Rizieq masih terus dilakukan.

"Kalau Kemlu mengatakan bahwa itu karena ada aduan mengenai bendera ISIS sehingga Habib Rizieq diperiksa karena itu, saya belum bisa cek langsung ke beliau. Makanya saya saat ini sedang mau menanyakan sebetulnya ada apa," ucap Sugito.

Habib Rizieq sebelumnya pernah menyeru kader dan simpatisan FPI di Tanah Air memasang kalimat tauhid di media sosial. Seruan itu disampaikan terkait pembakaran bendera berkalimat tauhid dalam peringatan Hari Santri di Garut. Kasus pembakaran ini sudah diproses hukum dan bendera yang dibakar dinyatakan sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia, organisasi yang sudah dibubarkan pemerintah.

Penulis: Fajar Pratama.[]Sumber: detik.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.