25 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kata Ketua Majelis Seniman Aceh Tentang Budaya Meugang

...

  • THAYEB LOH ANGEN
  • 11 May 2018 19:30 WIB

Ketua Majelis Seniman Aceh (MaSA), Syamsuddin akrab disapa Ayah Panton. @Facebook
Ketua Majelis Seniman Aceh (MaSA), Syamsuddin akrab disapa Ayah Panton. @Facebook

BANDA ACEH - Ketua Majelis Seniman Aceh (MaSA), Syamsuddin akrab disapa Ayah Panton, mengatakan, pemerintah perlu menyediakan belanja khusus untuk meugang bagi fakir miskin, tapi bukan dibagikan di meuligoe, namun diserahkan kepada imum meunasah di masing-masing gampong, demi kemaslahatan umat.

"Biarkan imum gampong yang membagikannya kepada masyarakat, karena imum gamponglah yang tahu siapa fakir miskin, bukan diambil dari data statistik. Imum gampong yang menerima zakat dan membagikan fitrah," kata Ayah Panton, di Banda Aceh, Jumat, 11 Mei 2018.  

Ayah Panton mengatakan, meugang atau makmeugang merupakan budaya atau tradisi sudah ada sejak masa kesultanan. Hal tersebut, kata dia, merupakan budaya yang harus dipertahankan dengan cara yang bijaksana.

"Jangan membiarkan lagi masyarakat berduyun-duyun ke meuligoe atau pendopo gubernur atau bupati atau wali kota, untuk minta uang meugang. Membiarkan masyarakat ke meuligoe waktu meugang, itu membiarkan orang jadi sigeumadee (pengemis), itu hal memalukan bagi orang Aceh," kata Ayah Panton.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.