18 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kecelakaan Kerja, Kaki TKI Asal Aceh Utara Putus Kena Mesin Babat Rumput

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 09 February 2018 13:00 WIB

Bakhtiar dirawat di RS Kuala Lumpur. @istimewa
Bakhtiar dirawat di RS Kuala Lumpur. @istimewa

Bakhtiar, 28 tahun, TKI asal Gampong Pu’uk, Kecamatan Samudera, Aceh Utara harus kehilangan kaki kirinya saat sedang membabat rumput di kebun jeruk di Malaysia, Rabu, 7 Februari 2018. Saat ini, ia dirawat di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur.

“Hari ini saya mendapat kabar dari Abu Saba dari grup KANA di Malaysia. Katanya, salah satu pekerja lepas asal Aceh, Bakhtiar mengalami kecelakaan. Kaki kiri TKI asal Aceh Utara itu putus akibat mesin babat rumput patah dan mengenai lututnya,” ujar anggota DPD-RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, kepada portalsatu.com, Kamis, 8 Februari 2018.

Haji Uma menyebutkan, menurut keterangan Abu Saba, peristiwa naas itu terjadi di Pahang, Malaysia. Kata Abu Saba, tim dokter terpaksa mengoperasi kaki korban karena tulang dan kulitnya putus total akibat sabetan patahan mata pisau mesin babat.

“Di sini, saya mencoba membangun komunikasi dengan Geuchik Gampong Pu’uk dan pihak keluarga korban. Sebelum merantau ke Malaysia, Bakhtiar tinggal bersama neneknya. Ibu Bakhtiar sudah meninggal dunia dan hanya tinggal ayahnya saja. Ia memiliki istri warga Jungka Gajah, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara,” terang Haji Uma.

Kata Haji Uma, pihak keluarga sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa Bakhtiar karena selama ini ia merupakan tulang punggung keluarganya.

“Pak Cik Bakhtiar meminta saya mencarikan solusi agar Bakhtiar bisa dipulangkan ke Aceh sehingga pihak keluarga bisa merawatnya di kampung. Dari keterangan Abu Saba, hingga Rabu malam tagihan di RS sudah menunggak 7.000RM. Sejauh ini Abu Saba juga masih berkomunikasi dengan pihak yang mempekerjakan Bakhtiar,” ucap Haji Uma.

Terkait biaya rumah sakit, Haji Uma menambahkan, Abu Saba dan dirinya berusaha mencari jalan keluar terbaik. Haji Uma juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada BP3 TKI Provinsi Aceh.

“Saat ini kita fokuskan Bakhtiar mendapat perawatan yang layak dulu, soal anggaran akan kita tanggulangi bersama-sama. Jika pasien sudah melewati masa kritis dan memungkinkan, maka akan segera kita pulangkan ke Aceh agar bisa dirawat di sini (Aceh). Pihak BP3 TKI juga siap memfasilitasi jika sudah tiba di Aceh,” kata Haji Uma. [] (*sar)

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.