11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kejari Lhokseumawe Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Miras

...

  • PORTALSATU
  • 09 July 2020 15:15 WIB

Foto: portalsatu.com
Foto: portalsatu.com

LHOKSEUMAWE – Kejaksaan Negeri Lhokseumawe memusnahkan barang bukti perkara narkotika dan tindak pidana umum lainnya yang telah berkekuatan hukum tetap, di halaman Kantor Kejari setempat, Kamis, 9 Juli 2020.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Muhammad Ali Akbar, S.H., M.H., Kepala Pengadilan Negeri Lhokseumawe diwakili Hakim Mukhtari, S.H., Kepala BNN Kota Lhokseumawe AKBP Fakhrurrozi, S.H., Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr. Said Alam Zulfikar, Kasatres Narkoba Polres Lhokseumawe, Ferdian Chandra, S.Sos., M.H., Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Lhokseumawe, Syahril, S.H., Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Lhokseumawe, Fakhrillah, S.H., M.H.

Barang bukti dimusnahkan itu dari perkara sudah berkekuatan hukum tetap sejak Juli 2019 sampai Juli 2020. “(Kegiatan ini) rutinitas kita sesuai rencana kita, dan kita ambil momennya menjelang Hari Bhakti Adhyaksa,” ujar Kajari Lhokseumawe, Muhammad Ali Akbar.

Adapun barang bukti (BB) perkara narkotika dan tindak pidana umum lainnya dimusnahkan tersebut ganja seberat 3.307,962 gram dari 20 perkara, sabu seberat 1.452,95  gram dari 86 perkara, dan minuman keras sebanyak 12 botol dan 29 kaleng dari satu perkara.

BB sabu dimusnahkan dengan cara dihancurkan menggunakan mesin blender dan dicampurkan cairan pembasmi serangga. Selanjutnya, BB miras dihancurkan menggunakan palu. Sedangkan BB ganja dibakar secara bersama-sama oleh Kajari Lhokseumawe, Hakim PN Lhokseumawe, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Kasatres Narkoba Polres Lhokseumawe, dan Kepala BNN Kota Lhokseumawe.

Cenderung menurun

Menjawab wartawan, Kajari Lhokseumawe, Muhammad Ali Akbar, mengatakan secara statistik jumlah perkara narkotika yang diserahkan penyidik kepolisian ke Kejari setempat menurun selama Covid-19.

“Selama covid cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Biasanya kita menerima sekitar 30 sampai 45 perkara, sekarang menurun menjadi sekitar 25 sampai 30 perkara per bulan,” ujar Muhammad Ali Akbar.[](red)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.