19 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Dugaan Korupsi Penyertaan Modal PDKS
Kejati Aceh Tahan Mantan Bupati Simeulue

...

  • ANTARA
  • 29 July 2019 18:40 WIB

Mantan Bupati Simeulue Darmili (tengah) mengenakan baju tahanan meninggalkan ruangan penyidik seusai menjalani pemeriksaan di Kejati Aceh, Senin (29/7/2019). Antara Aceh/Ampelsa
Mantan Bupati Simeulue Darmili (tengah) mengenakan baju tahanan meninggalkan ruangan penyidik seusai menjalani pemeriksaan di Kejati Aceh, Senin (29/7/2019). Antara Aceh/Ampelsa

BANDA ACEH - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan mantan Bupati Simeulue, Darmili, tersangka dugaan korupsi penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue atau PDKS.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Aceh, T. Rahmatsyah, di Banda Aceh, Senin, 29 Juli 2019, mengatakan tersangka Darmili ditahan setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam.

"Tersangka ditahan dengan alasan agar tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti serta untuk memudahkan pemeriksaan yang bersangkutan," ungkap T. Rahmatsyah.

Tersangka Darmili ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banda Aceh yang berada di Kahju, Kabupaten Aceh Besar. Tersangka Darmili ditahan selama 20 hari ke depan serta bisa diperpanjang.

T. Rahmatsyah menyebutkan, penahanan tersangka Darmili telah mendapat izin dari Gubernur Aceh. Izin Gubernur Aceh diperlukan karena Darmili saat ini menjabat anggota DPRK Simeulue 2014-2019.

"Tim penyidik segera menyelesaikan berkas perkara kasus ini dan melimpahkannya ke penuntutan. Dari penuntutan, segera dilimpahkan ke pengadilan. Penyelesaian kasus ini sudah begitu lama," kata T. Rahmatsyah.

Darmili merupakan Bupati Simeulue periode 2002-2007 dan 2007-2012. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus penyertaan modal pada PDKS sejak 2002 hingga 2012 sebesar Rp227 miliar dari keuangan daerah dengan kerugian negara mencapai Rp5 miliar.

Kejati Aceh menangani kasus korupsi PDKS sejak 2015. Dalam kasus kasus korupsi ini, tim penyidik Kejati Aceh juga menyita rumah dan mobil tersangka Darmili.

Reporter: M Haris Setiady Agus.[]Sumberantaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.