07 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kenang Almarhum Tgk. Hasan Tiro, Tgk. Muharuddin: Beliau Visioner Ulung dan Hebat

...

  • Jamaluddin
  • 22 January 2019 14:00 WIB

Tgk Muharuddin di makam Tgk Muhammad Hasan di Tiro di desa Meureu, Aceh Besar pada Senin 21 Januari 2019. @Istimewa
Tgk Muharuddin di makam Tgk Muhammad Hasan di Tiro di desa Meureu, Aceh Besar pada Senin 21 Januari 2019. @Istimewa

ACEH BESAR – Bola mata Tgk. Muharuddin tampak berbinar. Mulutnya terus komat–kamit membacakan doa. Sambil menadah kedua tangannya, politikus Partai Aceh ini terlihat larut dalam keheningan. Dari raut wajahnya, ia tak mampu menutupi kesedihan dan rasa haru tatkala mengenang sosok Allahyarham Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Pasalnya, sang deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu tak akan pernah tergantikan sehingga sulit menemukan sosok ketokohan yang dimiliki putra Aceh asal Tiro, Pidie tersebut.

“Beliau adalah seorang visioner ulung dan hebat. Karakter dan ketauladanannya dalam memperjuangkan hak dan martabat rakyat Aceh sangat luar biasa,” ujar Tgk. Muharuddin ketika berziarah ke makam almarhum Tgk. Muhammad Hasan di Tiro di Desa Meureu, Aceh Besar, Senin, 21 Januari 2019.

Semasa hidupnya, tambah Tgk. Muharuddin, almarhum Tgk. Hasan Tiro telah mengajarkan kepada masyarakat Aceh kapan harus berperang dan kapan harus berdamai. Hal ini terlihat dari sikapnya yang rendah hati dan seluruh isi pikiran dan tenaga terus dicurahkan demi perjuangan masyarakat Aceh. Bahkan, seluruh harta benda tidak ada satupun yang ditinggalkannya ketika sudah menghadap kehadirat Ilahi. 

“Ketauladanannya itu yang telah mengorbankan apapun yang dimilikinya untuk Aceh sehingga mengajarkan kita bagaimana arti dari perjuangan untuk Aceh yang sebenarnya,” kata Tgk. Muharuddin.

Karakter dan ketauladanan Tgk. Hasan Tiro dalam berjuang untuk Aceh, Tgk. Muharuddin menilai, patut untuk diteladani para generasi Aceh saat ini, termasuk para pejabat pemerintahan, kepala daerah, serta kalangan legislatif di Aceh, khususnya yang berasal dari latar belakang GAM.

"Mungkin kalau kita lihat saat ini, ada pemimpin-pemimpin kita yang lupa dengan bawahan dan masyarakat, dimana hanya mementingkan kepentingan pribadi atau keluarga. Untuk itu, apa yang telah ditinggalkan oleh almarhum Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh ini dapat menjadi renungan bagi kita semua, dalam memperjuangkan kepentingan Aceh, sehingga kesejahteraan itu menjadi milik bersama dan dirasakan seluruh elemen masyarakat Aceh," ungkap mantan Ketua DPR Aceh ini.

Cita-cita almarhum Tgk. Hasan Tiro dalam berjuang untuk kemerdekaan Aceh, Tgk. Muharuddin juga berharap dapat dilanjutkan oleh para pemimpin dan pemangku kepentingan di Aceh saat ini, dalam artian 'merdeka' yang lebih luas.

"Jika sebelumnya adalah merdeka untuk merdeka kedaulatan Aceh, maka saat ini kita harus berjuang untuk masyarakat Aceh dalam artian 'merdeka' dari kemiskinan, 'merdeka' dari sisi ekonomi, 'merdeka' dalam hal pendidikan, serta berbagai hal lainnya, di mana Aceh saat ini sangat jauh tertinggal dari provinsi-provinsi lainnya di Indonesia," jelasnya.

Bagi Tgk. Muharuddin, sosok Tgk. Hasan Tiro yang memiliki wawasan luas dan mampu menguasai beberapa bahasa ini menjadi bagian dari kiprahnya dalam berpolitik dan bekerja sebagai wakil rakyat. Tokoh sejarah Aceh itu menurutnya memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dan tegas.

"Beliau selain tokoh deklarator GAM, juga adalah pahlawan resolusi dalam hal politik bagi Aceh yang telah 'melebarkan sayapnya' hingga internasional. Selain sosok yang memiliki strategi politik dan militer, beliau juga sosok yang taat dan memiliki pemahaman agama yang kuat, seperti mampu berdiri di atas mimbar dan menguasai berbagai bidang ilmu agama," ungkap Tgk. Muhar.

"Ini menjadi kebanggan kita sendiri dari sosok almarhum Tgk. Hasan Tiro. Semoga sikap dan ketauladanan yang telah dicontohkan beliau, dapat diaplikasikan dalam kehidupan kita semua." tambahnya.[](rilis)

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.