26 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ketua DPRK Aceh Utara: Pemerintah Harus Tuntaskan Semua Isi MoU Helsinki Demi Perdamaian Abadi

...

  • PORTALSATU
  • 15 August 2020 15:15 WIB

Arafat, Ketua DPRK Aceh Utara. Foto: dok. /istimewa
Arafat, Ketua DPRK Aceh Utara. Foto: dok. /istimewa

LHOKSEUMAWE - Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, meminta Pemerintah RI mengimplementasikan semua butir MoU Helsinki sampai tuntas demi perdamaian Aceh abadi.

"Dengan momentum 15 Tahun MoU Helsinki yang diperingati hari ini, kita kembali mengingatkan pemerintah agar merealisasikan semua isi perjanjian damai antara Pemerintah RI dan GAM yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia,15 Agustus 2005 lalu. Ini sangat penting untuk keberlangsungan perdamaian Aceh yang abadi," ujar Arafat usia menghadiri peringatan 15 Tahun MoU Helsinki, di Kantor PA/KPA Simpang Kramat, Aceh Utara, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Arafat juga mengingatkan Pemerintah Pusat (RI) dan Pemerintah Aceh supaya benar-benar serius menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan turunan Undan-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang merupakan amanah MoU Helsinki. Salah satunya, Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

"Tentunya kita sama sekali tidak ingin muncul konflik baru di Aceh, atau perdamaian yang sudah berjalan selama 15 tahun ini kemudian menjadi terusik. Kita semua harus komit menjaga perdamaian Aceh ini. Oleh karena itu, kita harapkan kepada Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Aceh agar apa yang sudah disepakati bersama harus selesai, demi perdamaian yang berlanjut dan abadi. Jadi, apa yang sudah disepakati bersama benar-benar dijalankan, direalisasikan semuanya di lapangan, termasuk Qanun Bendera harus segera dieksekusi oleh Pemerintah Aceh," tutur Arafat yang juga mantan kombatan GAM wilayah Pase.

Politikus Partai Aceh itu menambahkan, "Kita lihat hari ini pihak GAM sudah berkorban dalam segala hal dari awal perjuangan, dan mau berdamai karena adanya MoU Helsinki. Artinya, pimpinan dan semua jajaran GAM di lapangan mau berdamai karena ada kesepakatan melalui MoU Helsinki. Maka harapan semua pihak terutama masyarakat dan jajaran GAM agar MoU Helsinki ini benar-benar diselesaikan secara menyeluruh".

Selain Arafat, peringatan 15 Tahun MoU Helsinki di Kantor PA/KPA Simpang Kramat juga dihadiri Panglima Muda KPA Wilayah Pase Mahmudsyah (Ayahmud), Wakil Panglima Muda Dahlan Ishak (Maklan), Ketua Harian DPW Partai Aceh (PA) Aceh Utara Tgk. Fauzan Hamzah, dan anggota DPRK Aceh Utara dari Fraksi PA Tgk. Nazaruddin.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan doa bersama yang diikuti ramai masyarakat. Sempat pula dikibarkan bendera Bulan Bintang beberapa saat. Setelah dikibarkan kemudian langsung diturunkan. "Itu (sempat naik bendera Bulan Bintang) hanya untuk mengenang Hari Perdamaian Aceh," ucap Arafat.[]*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.