26 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


KIP Aceh Utara PAW Puluhan PPS dan Dua PPK

...

  • Fazil
  • 28 January 2019 19:40 WIB

Foto: Fazil
Foto: Fazil

ACEH UTARA - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), di Aula Kantor KIP setempat, Senin, 28 Januari 2019.

Pengambilan sumpah 28 anggota PPS dan dua anggota PPK PAW itu dilakukan Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar, disaksikan Komisioner KIP, Muhammad Sayuni, Muhammad Usman, Fauzan Novi, Munzir, dan Sekretaris KIP, Hamdani. Juga dihadiri Komisioner Panwaslih Aceh Utara, Safwani, S.H., dan sejumlah anggota PPK di Aceh Utara.

Dua anggota PPK PAW itu dari Kecamatan Cot Girek dan Syamtalira Bayu. Sedangkan anggota PPS meliputi delapan kecamatan di Aceh Utara, yakni Kecamatan Dewantara, Nisam, Lhoksukon, Matangkuli, Baktiya, Tanah Pasir, Tanah Luas, dan Langkahan. PAW itu dilakukan dengan berbagai alasan di antaranya ada yang sudah menjabat sebagai aparatur gampong, pindah tempat tinggal, dan hal lainnya.

Pelaksanaan pengangkatan sumpah dan pelantikan anggota PPK dan PPS itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dan PKPU Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pembentukan dan Tata Cara Kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam penyelenggaraan pemilihan umum.

Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar, mengatakan, pihaknya berharap kepada anggota PPK dan PPS yang dilantik agar menjalankan tugas sesuai peraturan berlaku, dan harus memberikan informasi tentang tahapan-tahapan pemilu kepada masyarakat.

"Karena masyarakat memiliki hak dalam menentukan pilihannya, maka anggota PPK dan PPS agar memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat di masing-masing gampong maupun kecamatan di Aceh Utara," kata Zulfikar.

Zulfikar menambahkan, pihaknya menyakini bahwa anggota PPK dan PPS mempunyai kapasitas dan kredibel dalam menjalankan tugas kepemiluan tersebut. Paling penting adalah harus menjaga kode etik penyelenggara pemilu, dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh dalam proses pelaksanaan Pemilu 2019 di tingkat gampong.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.