15 December 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kisah Asmara yang Pernah Goyang Para Kepala Daerah

...

  • DETIK
  • 07 January 2017 11:00 WIB

Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)

Orang bilang, ketika tengah kasmaran, dunia serasa milik berdua. Mungkin hal itulah yang dirasakan Ahmad Yantenglie.

Bupati Katingan itu buta mata bahwa perempuan yang menjalin asmara dengannya adalah istri orang. Tak hanya itu, Ahmad pun sebenarnya telah memiliki seorang istri bernama Endang Susilawatie.

Selama kurang-lebih setahun, Ahmad dan FY, inisial perempuan itu, menjalin hubungan. Hingga akhirnya suami FY, seorang polisi, memergoki mereka tengah bermesraan di kos-kosan.

Keduanya pun dilaporkan ke polisi dan ditetapkan sebagai tersangka perzinaan dengan pidana Pasal 284 KUHP.

Namun sebenarnya skandal percintaan terlarang seperti itu bukan pertama kali yang terjadi di kalangan kepala daerah. Berikut ini kisah-kisahnya:

Bupati Garut Aceng Fikri digulingkan oleh DPRD Garut menyusul aksinya menikah kilat dengan Fany Oktora (18) hanya dalam waktu 4 hari.

Aceng menceraikan Fany hanya lewat pesan singkat (SMS). Alasan Aceng menceraikan Fany dinilai sangat memukul rasa kemanusiaan. Aceng menceraikan Fany karena Fany dinilai sudah tak perawan pada malam pertama. Aceng, yang mempermasalahkan bau mulut Fany, juga mengibaratkan istri mudanya seperti kaus yang sudah sobek.

Karena tindakan Aceng yang dianggap di luar kemanusiaan, warga Garut mendesak DPRD melengserkan Aceng. Melihat situasi tak menguntungkan, Aceng menempuh jalan islah dengan keluarga Fany.

Namun tuntutan warga Garut terhadap Aceng tak bisa ditawar. Setelah mendapatkan pertimbangan MA, akhirnya DPRD Garut menggelar rapat paripurna dan memutuskan melengserkan Aceng pada Jumat, 1 Februari 2013. DPRD Garut mengirimkan salinan putusan paripurna ke Mendagri, yang kemudian berlanjut ke Presiden.

SK pemberhentian Aceng lantas diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pengganti Aceng Fikri, Agus Hamdani, kemudian dilantik.

Bupati Tanjung Jabung Timur, Jambi, Zumi Zola dituding berselingkuh dengan istri Bernaldi Kadir Djemat (Aldi), Farnita.

Aldi resmi melaporkan bintang film 'Merah Putih' itu ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan perselingkuhan dan perzinaan pada Januari 2012.

Aldi pun mengaku sudah punya banyak bukti kuat soal hubungan terlarang Zumi dengan sang istri, Farnita. Aldi berkoar-koar mempunyai bukti foto telanjang, pesan mesum di BlackBerry Messenger, dan bukti-bukti lainnya.

Zumi membantah dirinya kenal sudah lama dengan Farnita. Mereka juga bukan teman satu kampus. Zumi hanya satu kali bertemu dengan Farnita untuk urusan seputar investasi. Zumi kemudian menikah dengan Sherrin Thalia pada 16 Maret.

Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Siti Qomariyah dan Wahyudi Pontjo Nugroho, tersandung kasus foto mesum. Foto syur mirip keduanya beredar lewat jejaring sosial Facebook.

Di album foto akun tersebut, terdapat 22 foto tak senonoh mirip Qomariyah dan mirip Pontjo. Sebagian besar foto-foto itu memuat gambar wanita mirip Qomariyah hanya mengenakan pakaian dalam. Beberapa lainnya, lebih vulgar lagi.

Di album itu juga terdapat 2 foto wanita tersebut yang sedang berdekapan mesra dengan pria mirip Pontjo. Di salah satu foto, keduanya tampak berpakaian lengkap. Namun di foto lainnya, mereka tampak berbusana minim.

Pada bagian moto tertera kalimat "Kemesraan modal awal membangun komitmen bersama untuk menjadi Bupati dan Wakil....berikut hobi menyalurkan birahi di hari valentine".

Keberadaan akun Facebook ini tentu saja membuat geger warga Pekalongan. Sejumlah warga Pekalongan yang gemar berselancar di dunia maya mengaku kaget saat menemukan akun Facebook tersebut.

Belum bisa dipastikan siapakah pembuat akun Facebook tersebut. Bukan tidak mungkin, akun itu sengaja dibuat untuk menyudutkan Qomariyah dan Pontjo.

"Ini sangat merugikan dan melecehkan saya," kata Pontjo, yang tampak geram di ruang kerjanya, Kompleks Pemkab Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2010).

Pontjo juga mengaku sama sekali tidak pernah mengenal dunia jejaring sosial Facebook. Karena itu, sambung Pontjo, sangat tidak masuk akal jika dirinya mempunyai akun Facebook.

Berdasarkan catatan detikcom, peredaran foto-foto 'panas' keduanya bukan sesuatu yang baru. Hal serupa pernah terjadi pada 2006, tepatnya menjelang pelaksanaan Pilkada Pekalongan. Saat itu Qomariyah dan Pontjo merupakan salah satu pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.

Tapi kisah perselingkuhan tersebut tidak menjadi batu sandungan bagi keduanya untuk meraih posisi tertinggi di Kabupaten Pekalongan. Pasangan yang diusung PKB dan Partai Golkar ini tetap memenangi pilkada dengan memperoleh 227.137 suara atau 52,23 persen. Dan, setelah resmi menjadi bupati dan wakil bupati, keduanya juga tidak bercerai dengan pasangan masing-masing.

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie tertangkap berselingkuh dengan istri seorang polisi. Tentang status perkawinannya, Ahmad ternyata sudah menikah 3 kali.

"Infonya yang sekarang istri ketiga. Yang pertama di Sampit, istri kedua sudah cerai. Itu yang kami dengar," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Gusde Wardana saat dihubungi detikcom, Jumat (6/1/2017).

Istri Ahmad yang diketahui saat ini, Endang Susilawatie, merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Katingan dari Fraksi Gerindra. Endang belum terlihat hadir di Kantor DPRD Kabupaten Katingan selama dua hari terakhir.

"(Bu Endang) belum ngantor. Baru dua hari ini. Kan kejadian penangkapannya kemarin (Kamis, 5 Januari)," kata Ketua Komisi I DPRD Katingan Karyadie kepada detikcom saat dihubungi, Jumat (6/1).

Skandal perselingkuhan Ahmad dengan perempuan berinisial FY ini terbongkar dari kecurigaan suami FY, yang merupakan seorang polisi. Suami FY, yang baru pulang bertugas dari Sampit, pada Kamis (5/1) sekitar pukul 00.00 WIB, tidak mendapati FY di rumah.

Selanjutnya, suami FY mencoba mencari ke tempat kos istrinya. Sebab, beberapa hari sebelumnya, FY sempat berbicara akan mencari rumah kos.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB. Karena mendapati istrinya berselingkuh, pagi itu anggota Polri tersebut langsung menghubungi Polsek setempat.

Setelah diperiksa di Polda Kalteng, Bupati Katingan dan FY ditetapkan sebagai tersangka perzinaan dengan pidana Pasal 284 KUHP. Namun Ahmad tidak ditahan, melainkan hanya dikenai wajib lapor dua kali seminggu.[] detik.com

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.