23 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kode ‘Kewajiban’ Dalam Kasus Suap Gubernur Aceh, KPK: Diduga Fee 8 Persen

...

  • Rino Abonita
  • 09 July 2018 16:50 WIB

KPK tahan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait DOKA 2018. @ANTARA
KPK tahan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait DOKA 2018. @ANTARA

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengurai penggunaan istilah "kewajiban" dalam pembicaran para pihak terkait Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 dalam kasus OTT baru-baru ini. Kode “kewajiban” itu diduga mengacu pada komitmen fee yang dibicarakan oleh pihak yang terlibat.

"Sempat muncul pembicaraan tentang 'kewajiban' yang harus diselesaikan jika ingin dana DOKA tersebut turun," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dalam keterangannya diterima portalsatu.com, Senin, 9 Juli 2018, sore.

“Kewajiban” tersebut, diduga fee 8 persen yang merupakan bagian dari Rp1,5 miliar yang diminta gubernur terkait pembahasan DOKA dalam penganggaran antara provinsi dan kabupaten di Aceh tahun anggaran 2018.

"Seperti disampaikan saat konferensi pers, transaksi Rp500 juta diduga bagian dari komitmen fee Rp1,5 miliar yang direalisasikan," ujar Febri.

Febri menambahkan, aliran dana juga menjadi perhatian KPK, termasuk salah satu informasi aliran dana kepada pihak tertentu yang akan diklarifikasi terhadap para saksi yang dicegah ke luar negeri (LN). "Pemeriksaan akan dilakukan sesuai jadwal penyidikan nanti," katanya.

Sebelumnya, KPK mengendus kode khusus dalam kasus suap yang diduga melibatkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. "KPK telah mengidentifikasi penggunaan kode ‘1 meter’ terkait dengan transaksi yang terjadi," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, 5 Juli 2018.

Irwandi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Aceh lantaran diduga menerima uang Rp500 juta dari Bupati Bener Meriah, Ahmadi. Diduga kode tersebut mengacu pada jumlah uang yang merupakan bagian dari jatah yang diminta Rp1,5 miliar oleh Irwandi ke Ahmadi.

Irwandi maupun Ahmadi beserta dua orang lainnya, Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri, sudah ditetapkan sebagai tersangka suap terkait proyek bersumber dari DOKA. (Baca: Ada Kode ‘1 Meter’ di Kasus Suap Gubernur Aceh)[]

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.