24 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Konser Kampanye Ermiadi, Apache 13 Tampil di Lhokseumawe

...

  • Fazil
  • 08 April 2019 09:00 WIB

Foto: Fazil
Foto: Fazil

LHOKSEUMAWE - Band debutan Apache 13  tampil memukau di depan penggemarnya pada KonsErmiadi Abdul Rahman, di halaman Hotel Lido Graha, Kota Lhokseumawe, Minggu, 7 April 2019, malam.

Perform sang vokalis Nazar Shah dan teman-teman itu mendapatkan sambutan meriah dari para penggemar dan simpatisan Ermiadi sebagai caleg DPR RI Dapil II yang maju melalui PAN tersebut. Konser itu dalam rangka kampanye pemenangan Ermiadi Abdul Rahman, ST., pada Pemilu 2019. 

Band asal Banda Aceh itu membawa sejumlah tembang hits serta lagu khusus yang diciptakan oleh Apache 13 untuk sosok Ermiadi yang juga politikus Partai Aceh.

Sejumlah lagu hits itu di antaranya, Alahom, Lake Kawen, Mona, Seunambong, Bek Panik, dan beberapa tembang lainnya. Juga dinyanyikan lagu khusus untuk Partai Aceh (PA) berjudul 'Rumoh bangsa'.

"Ini merupakan konser kampanye dalam rangka pemenangan Ermiadi pada Pemilu 2019. Jadi, Apache 13 dari awal memang sudah mengambil keputusan untuk mendukung Ermiadi Abdul Rahman sebagai calon wakil rakyat di DPR RI," kata Nazar Shah, vokalis Apache 13 kepada para wartawan di sela konser tersebut.

Alasan Apache 13 mendukung Ermiadi tersebut, lanjut Nazar, pihaknya menilai bahwa perlu adanya pemimpin atau wakil rakyat yang cerdas untuk kepentingan rakyat khususnya bagi Aceh. "Sehingga dengan munculnya putra Aceh yang baik dan cerdas di tingkat DPR RI, itu akan dapat tercapai secara tepat apa yang diinginkan rakyat Aceh". 

"Artinya bisa memperjuangkan hak-hak dan keadilan bagi masyarakat Aceh, dan ada banyak hal yang masih belum terealisasikan dan diperjuangkan di tingkat pusat (Jakarta) untuk Aceh. Kami menilai beliau (Ermiadi) cukup punya kekuatan untuk memperjuangkan aspirasi dimaksud, apakah itu berupa keistimewaan kita (Aceh) sebagaimana yang tertuangkan dalam MoU Helsinki maupun hal lainnya," ungkap Nazar Shah.

Nazar mengaku bahwa pihaknya sudah menciptakan dua lagu untuk Ermiadi, yaitu Seunambong, dan Bit-Bit Seunambong sebagai bentuk dukungan mereka dari awal. "Kita mengajak masyarakat Aceh khususnya bagi pemuda untuk tidak golput pada Pemilu 2019. Mari manfaatkan hak pilih kita dengan baik untuk menentukan pilihan dalam pesta demokrasi tersebut. Karena semua kita punya hak masing-masing," ungkap Nazar.

Nazar juga mengajak teman-teman, penggemar Apache 13 untuk bijak dalam memilih (calon pemimpin/wakil rakyat) pada Pemilu 2019. Menurut Nazar, apabila ada penggemarnya yang berbeda pilihan dengannya itu tidak menjadi masalah. "Itu kan hak setiap orang dalam menentukan pilihannya".

Sementara itu, Ermiadi Abdul Rahman, saat menyampaikan orasi politiknya menyampaikan, seharusnya segala bentuk kekhususan Aceh sudah memasuki tahap penyelesaian pada tahun 2018. Perlu diketahui, kata dia, pada periode 2009-2014 merupakan fase awal dalam meletakkan dasar-dasar kekhususan Aceh. Kemudian periode kedua, yaitu 2014-2019 sudah memasuki tahap finishing.

“Periode ketiga, yaitu 2019-2024 sudah memasuki tahap pengawasan dan pengawalan. Artinya, semua kader-kader terbaik Partai Aceh harus bersama-sama bekerja sama untuk mengawal serta menjaga keutuhan kekhususan Aceh di tingkat pusat (Jakarta)," ungkap Ermiadi.

Ermiadi menambahkan, dirinya maju sebagai caleg DPR RI bertujuan ingin memperjuangkan segala bentuk kekhususan Aceh yang saat ini masih terkatung-katung di tingkat Pemerintah Pusat. "Kita berharap semua kader Partai Aceh yang maju ke Senayan harus mempunyai satu visi dan misi meski parpol yang mengusungnya berbeda," ujar mantan Duta Besar GAM untuk Timor Leste itu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.