02 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kontrak Proyek APBA Senilai Rp682 M Diteken

...

  • portalsatu.com
  • 28 February 2020 11:10 WIB

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, didampingi Sekda, Taqwallah, serta pejabat lembaga vertikal menyaksikan tanda tangan kontrak bersama kegiatan strategis APBA tahun 2020, di Anjong Mon Mata Meuligo Gubernur, Jumat, 28/02/2020. Foto: Humas Setda Aceh
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, didampingi Sekda, Taqwallah, serta pejabat lembaga vertikal menyaksikan tanda tangan kontrak bersama kegiatan strategis APBA tahun 2020, di Anjong Mon Mata Meuligo Gubernur, Jumat, 28/02/2020. Foto: Humas Setda Aceh

BANDA ACEH – Proyek APBA senilai Rp682,8 miliar atau 464 paket dilakukan tanda tangan kontrak bersama di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, 28 Februari 2020. Pelaksanaan tanda tangan kontrak bersama ini lebih cepat 56 hari atau 1 bulan 16 hari dibandingkan tahun anggaran 2019 dengan jumlah paket 304 paket Rp179,9 miliar. 

"Tahun ini lebih cepat dan lebih banyak,“ ujar Asisten II Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, yang juga Ketua P2K-APBA. "Dan, Pemerintah Aceh telah mengumumkan lelang pada tanggal 28 November 2019 sebanyak 1.735 paket dengan total dana Rp2,4 T," tambahnya lagi.

Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, M.T., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pihak terutama rekanan atas terselenggaranya kontrak bersama yang relatif cepat. “Harapan ke depan kualitas kegiatannya dapat memenuhi standar mutu dan administrasinya cukup waktu,” ujar Nova.

Nova menegaskan kontrak bersama ini juga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik dalam sistem pengadaan barang dan jasa di Aceh. "Ini adalah amanah rakyat untuk saudara laksanakan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat". 

"Ingat, ini untuk masyarakat, berilah yang maksimal terutama mutu konstruksi dan barang. Konsultan pengawas akan melakukan tugasnya untuk kualitas konstruksi tersebut," kata Nova.

Tanda tangan kontrak bersama tersebut terdiri dari e-katalog 277 pkt/Rp. 219,3 M, lelang 187 paket/463 M. Paket tersebut antara lain adalah Rumah Layak Huni 254 paket/198,22 M, Gedung 12 paket/230 M, Sarpras Panti 10 Paket/6,57 M dan Sarpras Pasar 10 paket/9,28 M.

Lalu, PMT Balita/Bumil 8 paket/6,95 M, Bantuan UEP 6 paket/ 3 M, Jalan Lingkungan, Jalan produksi, Jalan perkebunan 4 paket/ 3 M, Bibit dan Benih 4 paket/ 2 M, Asrama 4 paket/3,83 M, Kapal Fiber dan Perahu 2 paket/ 96,25 M, Sarana Ibadah 2 paket/5 M, Sarpras Peternakan 2 paket/1,34 M, dan Sarpras Pendidikan 2 paket/1,64 M.

Bantuan WKSBM 2 paket/0,99 M, Jaringan Irigasi 1 paket/3,19 M, Lampu Jalan 1 paket/0,50 M, Peralatan Bencana 1 paket/0,81 Milyar, Pupuk 1 paket/0,98 Milyar, Sarpras Air Bersih 4 paket/2,40 Milyar, Sarpras Kantor 4 paket/2,78 Milyar, Perlengkapan Kantor 18 paket/10,6 Milyar, Jasa Lainnya 13 paket/44,61 Milyar, Barang lainnya 25 paket/20,11 Millyar, Konsultan 72 paket/20,77 Milyar.

Plt.Gubernur Nova Iriasnyah meminta rekanan selaku pelaksana agar melakukan pekerjaan dengan penuh amanah dan jujur yang mencerminkan nilai-nilai Syariat Islam dalam keseluruhan proses pelaksanaan proyek pembangunan Aceh.

Plt.Gubernur juga mengingatkan agar para Kepala SKPA, KPA dan PPTK untuk segera melakukan penyelesaian semua administrasi yang dibutuhkan dan melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan proyek tersebut sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Selanjutnya Plt.Gubernur juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal semua operasional di lapangan.

"Kepala SKPA untuk segera menyelesaikan sisa paket yang belum ditender. Saya berharap akhir Maret ini semua paket lelang sudah terlaksana,” ujar Nova.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.