17 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kurir Ditangkap, Sekilo Sabu Disembunyikan Dalam Sampah Disita

...

  • ANTARA
  • 18 May 2019 10:00 WIB

ersangka M (dua dari kiri), tersangka kurir satu kilogram sabu-sabu dikawal personel bersenjata di Kantor BNNK Pidie di Sigli, Jumat (17/5/2019). (Foto: Antara Aceh/Dok BNNK Pidie)
ersangka M (dua dari kiri), tersangka kurir satu kilogram sabu-sabu dikawal personel bersenjata di Kantor BNNK Pidie di Sigli, Jumat (17/5/2019). (Foto: Antara Aceh/Dok BNNK Pidie)

BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie menangkap seorang tersangka berinisial M (26), bersama barang bukti sabu 1 kilogram. M ditangkap di rumah kakaknya di Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila Kabupaten Pidie, 16 Mei 2019.

"Narkoba jenis sabu-sabu sempat disembunyikan di tumpukan sampah dibalut ikan asin di belakang rumah kakaknya," kata Kepala BNNK Pidie AKBP Werdha Susetyo, di Sigli, 17 Mei 2019.

Werdha Susetyo menyebutkan, keberadaan narkoba tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima BNNK Pidie. Informasi menyebutkan akan  masuk narkoba jenis sabu di wilayah Tuha Lala, Kecamatan Mila, yang dilakukan jaringan antarprovinsi Aceh dan Sumatera Utara melalui jalur darat.

Selanjutnya, tim BNNK Pidie dipimpin Werdha Susetyo dan didukung personel Polsek Mila dikerahkan mengejar terduga pelaku.

Saat itu, pelaku M dijemput rekannya berinisial MZ alias Si Kop. Keduanya dalam perjalanan dari Pasar Beureunuen menuju Gampong Tuha Lala.

Pelaku diduga sebagai kurir sabu ditangkap di rumah kakaknya yang tidak jauh dari rumah M. Tim menggeledah rumah tersebut dengan disaksikan Sekretaris Gampong Tuha Lala.

"Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu yang disamarkan pada tumpukan sampah dengan dibalut ikan asin di belakang rumah tersebut," kata Werdha Susetyo.

Berdasarkan pengakuan M, sabu tersebut berasal dari jaringan Aceh-Medan. Barang itu rencananya diedarkan di wilayah Kecamatan Mila dan Kabupaten Pidie.

Werdha Susetyo menyebutkan, dengan terungkap peredaran satu kilogram sabu tersebut berarti menyelamatkan 5.000 orang masyarakat di Kabupaten Pidie.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi keberadaan bandar, pengedar, dan pengguna narkoba yang kehadiran mereka sangat meresahkan," ujar Werdha Susetyo.

Selain mengamankan satu kilogram sabu, BNNK Pidie juga mengamankan selembar uang 50 ringgit Malaysia, 19 lembar uang pecahan Rp100 ribu, satu sepeda motor BL 9410 N, sebuah telepon genggam, serta ATM dan KTP atas nama M.

"Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal seumur hidup dan maksimal hukuman mati," ujar AKBP Werdha Susetyo.

Reporter: M.Haris Setiady Agus.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.