09 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Lagi, Seorang PDP Covid-19 Meninggal di RSUDZA, Ini Penjelasan Pemerintah Aceh

...

  • Fakhrurrazi
  • 26 March 2020 09:10 WIB

Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Humas Setda Aceh
Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Humas Setda Aceh

BANDA ACEH - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Coronavirus Disease (Covid-19) berinisial EY (43 tahun), laki-laki dari Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien tersebut mempunyai riwayat baru pulang dari Malaysia.

Direktur RSUDZA Banda Aceh, dr. Azharuddin, membenarkan seorang PDP meninggal dalam perawatan rumah sakit. Dia mengatakan, PDP itu sempat dirawat di ruangan Respiratory Intensive Care Unit (RICU) sejak tiga hari lalu.

"(Pasien) baru pulang dari Malaysia. (Lalu) sakit PDP, kita rawat di RICU, meninggal," ujar Azharuddin saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, malam.

Azharuddin mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan pasien tersebut positif atau negatif Covid-19. Spesimen swab (sampel lendir) telah dikirim ke Balitbang Kesehatan di Jakarta, tapi belum keluar hasilnya.

"Karena gejalanya sesuai (Covid-19) kita kirim swab-nya, pasiennya udah meninggal. Kita tunggu hasilnya," kata Azharuddin.

Sementara itu, Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), juga membenarkan seorang PDP meninggal dunia dalam perawatan di RICU RSUZA Banda Aceh, Rabu, 25 Maret 2020. "Benar, ada seorang PDP inisial EY (43 tahun), laki-laki, dari Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia dalam perawatan RICU RSUZA Banda Aceh, (Rabu) sekira pukul 18.40 WIB,” kata SAG melalui siaran persnya, Kamis, 26 Maret 2020, dini hari. 

SAG menjelaskan, EY memiliki riwayat tinggal di daerah transmisi Covid-19. Ia warga Aceh Utara yang pulang dari Malaysia. Hasil pemeriksaan ditemukan gambaran pneumonia dan memenuhi kriteria sebagai PDP. “Karena itu, ia ditangani sesuai SOP Covid-19 di RICU RSUZA Banda Aceh, hingga meninggal dunia karena gagal napas akibat pneumonia,” ujarnya. 

Dia mengatakan, EY meninggal dunia dalam status PDP karena belum ada hasil pemeriksaan spesimennya. “Kita belum bisa simpulkan EY positif Covid-19 atau meninggal karena pneumonia akut. Tapi, jenazah EY akan tetap diperlakukan sesuai SOP jenazah Covid-19," pungkas SAG.

Sebelumnya, seorang pasien PDP Covid-19 berinisial AA (56 tahun) dari Lhokseumawe menghembuskan napas terakhir dalam perawatan di RSUDZA Banda Aceh, Senin, 23 Maret 2020, sekitar pukul 12.45 WIB.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.