26 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Laporan Polisi Ungkap Rincian Baru Soal Pembunuhan Khashoggi

...

  • ANADOLU AGENCY
  • 17 February 2019 11:00 WIB

Jamal Khashoggi. Foto: Reuters
Jamal Khashoggi. Foto: Reuters

ISTANBUL - Sebuah laporan polisi tentang pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul yang dirilis pada Kamis mengungkapkan beberapa rincian mengenai kasus tersebut.

Laporan tahunan 2018, yang diterbitkan oleh kepolisian Istanbul, menyatakan bahwa dua sumur air dan oven tandoor yang dapat dibakar dengan gas alam dan kayu ditemukan di konsulat.

Laporan tersebut menekankan bahwa suhu oven tandoor dapat dinaikkan hingga seribu Celcius (1832 F) dan menghancurkan semua DNA.

- Tim algojo Saudi termasuk ahli forensik

Pada hari kejadian, tim beranggotakan 15 warga Saudi memasuki konsulat, termasuk ahli forensik dari Kementerian Dalam Negeri Saudi.

Letnan Kolonel Salah Mohammed A. Tubaigy (47) menulis tesis tentang analisis DNA dari tulang untuk gelar masternya.

Laporan tersebut mencatat bahwa Tubaigy memiliki keahlian untuk mengetahui apakah ada DNA atau tidak pada tulang yang membusuk dan terbakar.

- 32 porsi daging mentah

Investigasi yang dilakukan di wilayah itu mengungkapkan bahwa setelah pembunuhan Khashoggi, 32 porsi daging mentah dipesan oleh Konsulat dari sebuah restoran terkenal.

"Tak pelak lagi banyak pertanyaan muncul di benak ... Apakah memasak daging di oven tandoor adalah bagian dari rencana yang mereka buat? Tentu saja, pertanyaan-pertanyaan ini akan diklarifikasi. Investigasi belum selesai," kata laporan itu.

- Petunjuk menarik dari Amerika Serikat

Unit anti-teror Turki mengatakan bahwa mereka menerima total 224 petunjuk dan salah satu petunjuk ang paling menarik datang dari AS selama investigasi pembunuhan tersebut.

Ini termasuk petunjuk dari orang tak dikenal, yang menyinggung tautan ke NASA, mengklaim bahwa mereka membawa Jamal Khashoggi ke Kairo dan membunuhnya di sana.

- Tunangan Khashoggi bisa menjadi korban kedua

Laporan itu mengatakan bahwa seorang petugas konsulat menunggu Khashoggi di pintu masuk gedung dan melaporkan kedatangannya ke orang-orang di dalam konsulat pada hari kejadian.

"Petugas yang sama tidak memberikan informasi bahwa ada seseorang sedang menunggu Khashoggi, meskipun dia melihat Hatice Cengiz, tunangan Khashoggi. Jika dia menyebutkannya, mungkin eksekusinya akan dihentikan," kata laporan itu.

"Ada kemungkinan lain ... Sebagai tunangannya, Hatice Cengiz bisa menjadi korban kekerasan kedua," tambahnya.

Menurut laporan itu, bukti yang didapat dari area yang dibersihkan dengan bahan kimia adalah bahwa mereka mencoba untuk menutupi pembunuhan berencana.

Laporan itu juga mengatakan bahwa tim algojo dengan mudah membawa koper mereka ketika memasuki gedung, namun kesulitan saat membawanya keluar.

Otoritas kepolisian percaya pada kemungkinan bahwa tubuh Khashoggi dibakar.

- Pembunuhan Jamal Khashoggi

Khashoggi, seorang kontributor Washington Post, terbunuh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Setelah memberikan berbagai penjelasan yang bertentangan, Arab Saudi mengakui bahwa dia terbunuh di dalam gedung konsulat, menuding bahwa tindakan itu merupakan bagian dari operasi rendisi yang gagal.

Tetapi penjelasan itu telah ditolak mentah-mentah oleh berbagai pihak di luar kerajaan, sementara tekanan terus meningkat terhadap Putra Mahkota bin Salman, yang dipercaya banyak orang harus bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.[]Sumber:anadolu agency

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.