12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ledakan Diduga Bom, Warga Rusun Sidoarjo Dievakuasi

...

  • DETIK
  • 13 May 2018 22:47 WIB

Rusun Wonocolo, lokasi terjadinya ledakan di Sidoarjo. @Deni Prasetyo Utomo/detik.com
Rusun Wonocolo, lokasi terjadinya ledakan di Sidoarjo. @Deni Prasetyo Utomo/detik.com

SIDOARJO – Ledakan diduga bom terjadi di salah satu unit di Rusun Wonocolo, Jalan Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 13 Mei 2018, malam. Saat ini lokasi di area rusun tersebut sudah digaris polisi.

Pantauan detik.com, pukul 22.00 WIB, petugas kepolisian, tim inafis hingga TNI masih melakukan identifikasi lokasi ledakan.

Terlihat juga seluruh penghuni rusun sudah dievakuasi dari gedung. Para penghuni rusun menunggu di area parkiran bersama warga sekitar.

Akses jalan menuju ke rusun mulai ditutup oleh polisi. Polisi masih berjaga di sekitar police line. Para petugas melarang warga masuk ke area Rusun. Ambulans juga sudah berada di lokasi.

Ledakan diduga bom berasal dari unit yang dihuni terduga teroris. "Unit tersebut ditinggali oleh terduga pelaku. Masih dicek meledak sendiri atau ada orangnya di sana. Tim sedang mengecek ke lokasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, kepada detik.com, Minggu malam.

Belum diketahui kekuatan ledakan diduga bom itu. Polisi juga sedang memastikan ada tidaknya korban akibat ledakan tersebut. "Belum tahu low atau high explosive," kata Iqbal.

Salah seorang warga di Rusun Wonocolo, Kasmadi (50), mengungkap detik-detik ledakan keras dari rusun 5 lantai. "Kejadian sekitar pukul 20.00 WIB, saya mendengar ledakan cukup keras di blok B. Saya bersama sejumlah warga mencari sumber ledakan yang ternyata di blok B lantai 5," kata Kasmadi, Minggu malam.

Suara ledakan terdengar keras dari kamar Kasmadi yang tinggal di blok A di lantai yang sama. Ia sempat melihat ada seorang bapak yang sekarat. Kasmadi juga melihat anak kecil luka parah. Ia melihat ada tas berisi benda mencurigakan.

"Saya melihat beberapa bungkus mencurigakan seperti bom, saya mengimbau warga untuk turun. Saya kemudian lapor polisi," katanya. "Setelah itu ada beberapa bahan yang kata Polsek itu berbahaya dan bisa meledak," imbuhnya.

Tak lama kemudian sekitar pukul 21.00 WIB Polsek datang dan kemudian mengevaluasi warga.[] Sumber: detik.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.