18 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Liga Arab Sebut Israel Sengaja Bunuh Perawat Palestina

...

  • PORTALSATU
  • 04 June 2018 11:50 WIB

Razan Al-Najar, relawan medis Palestina yang tewas ditembak di dada ketika berusaha menyelamatkan demonstran terluka di Jalur Gaza Jumat (1/6/2018). @Via Middle East Monitor via Kompas
Razan Al-Najar, relawan medis Palestina yang tewas ditembak di dada ketika berusaha menyelamatkan demonstran terluka di Jalur Gaza Jumat (1/6/2018). @Via Middle East Monitor via Kompas

KAIRO - Liga Arab menuduh Israel sengaja membunuh Razan al-Najar, seorang paramedis Palestina berusia 21 tahun di Jalur Gaza. Liga Arab mendesak agar mereka yang bertanggung jawab atas tewasnya Najar untuk segera diadili.

"Otoritas pendudukan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas pembunuhan petugas medis ini," kata Liga Arab dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (3/6).

"Kami menyerukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Palang Merah dan badan amal medis lainnya untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan dan memaksa Israel untuk menghormati perjanjian internasional mengenai keselamatan dokter dan tenaga medis," sambungnya.

Organisasi yang berbasis di Kairo itu kemudian mendesak PBB dan organisasi internasional lainnya untuk menyelidiki kejahatan Israel dan untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Seperti diketahui, Najar ditembak di dada oleh penembak jitu Israel pada hari Jumat ketika dia sedang menolong seorang demonstran yang terluka di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Dr Salah er-Rantisi, kepala Rumah Sakit Sahra di distrik itu, mengatakan kepada Anadolu bahwa Najar dibawa ke rumah sakit dengan luka parah. 

Puluhan warga Palestina, yang terkejut atas tewasnya seorang dokter muda, bergegas ke Rumah Sakit Eropa Gaza, di mana tubuhnya kemudian diambil. Keluarga, teman, dan kolega Najar menangis, dan beberapa orang roboh ketika melihat tubuhnya.

Rekan-rekannya mengklaim bahwa pasukan Israel menembak "malaikat pelindung" mereka meskipun telah mengenakan seragam putihnya. Ia juga telah mengangkat tangannya untuk mengisyaratkan bahwa dia ingin membantu seorang pengunjuk rasa yang terluka yang telah roboh 50 meter sebelum pagar perbatasan.[]Sumber:sindonews

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.