10 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Lima Polisi di Polres Aceh Timur Dipecat Karena Desersi dan Narkotika

...

  • portalsatu.com
  • 28 May 2020 12:50 WIB

Upacara pemecatan lima anggota Polres Aceh Timur [Foto: IST]
Upacara pemecatan lima anggota Polres Aceh Timur [Foto: IST]

Lima polisi di Polres Aceh Timur diberhentikan dengan tidak hormat. Dua orang karena desersi, tiga orang karena terlibat kasus narkotika.

IDI – Polres Aceh Timur menggelar upacara pelepasan atribut Polri terhadap lima polisi yang diberhentikan dengan tidak hormat, Kamis, 28 Mei 2020 di lapangan apel Mapolres Aceh Timur. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro dan dihadiri Wakapolres Aceh Timur Kompol Warosidi, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan para perwira.

Pemecatan lima polisi tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Kapolda Aceh Nomor: KEP/151/V/2020, Tanggal 5 Mei 2020 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dari Dinas Polri. Pemecatan dilakukan secara in absentia karena tidak dihadiri kelima polisi yang dipecat tersebut. Anggota Satuan Sabhara Polres Aceh Timur membawa foto kelima polisi yang diberhentikan sambil dibacakan Surat Keputusan Pemberhentian.

Kapolres Aceh Timur menjelaskan, pemberhentian kelima anggotanya itu sebagaimana diatur dalam pasal 11 huruf (a) dan pasal 12 ayat 1 huruf (a) PP RI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan pasal 5 huruf (a), pasal 15 dan Peraturan Kapolri Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kode Etik Profesi Polri.

“Dari lima anggota yang diberhentikan tidak dengan hormat ini dua di antaranya terkait desersi alias mangkir dari tugas dan tiga anggota lainya tersangkut masalah narkotika,” ungkapnya.

Kapolres menyayangkan pemberhentian tidak hormat ini. Namun, dengan berbagai pertimbangan serta pilihan terakhir maka dilakukanlah sidang Komisi Kode Etik yang pada akhirnya terbitlah surat pemberhentian tidak dengan hormat.

“Peristiwa seperti ini tentunya sangat disayangkan oleh kita semua. Namun demi organisasi yang kita cintai ini, maka upacara pemberhentian tidak dengan hormat ini pun tetap dilaksanakan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, hal ini merupakan implementasi dari komitmen Polri untuk menegakkan disiplin anggota. Yakni, dengan memberikan reward kepada anggota yang berprestasi dan memberikan punishment kepada anggota melanggar disiplin.

Kapolres mengklaim, upaya penegakan disiplin dan kode etik kepolisian sangat dibutuhkan guna terwujudnya pelaksanaan tugas dan tercapainya profesionalisme Polri. “Sangat tidak mungkin penegakan hukum dapat berjalan dengan baik, apabila penegak hukumnya sendiri tidak disiplin dan tidak profesional,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, institusi Polri yang terus berupaya membangun kepercayaan, bertugas secara profesional, modern dan terpercaya, namun dikotori dan dirusak oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, tidak disiplin, serta melanggar peraturan dan kode etik Polri. 

“Menjadi anggota Polri merupakan suatu kehormatan dan kemuliaan yang diraih tidak dengan mudah. Sehingga diharapkan setiap anggota menyadari untuk tidak melakukan tindakan indispliner, tindak pidana, maupun melanggar kode etik Polri,” imbaunya.

Kelima polisi yang dipecat tersebut adalah Aipda Yudi Harianto, Brigadir Irwan, keduanya dipecat karena mangkir dari tugas (desersi), tiga lainnya dipecat karena terkait kasus narkotika yakni Aipda Ikhsan Reda, Briptu Mulyadi, dan Briptu Noval Fahlevi.[rilis]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.