20 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Logistik Pemilu Sudah Tiba di KIP Subulusslam

...

  • SUDIRMAN
  • 27 February 2019 15:50 WIB

ilustrasi. Foto istimewa/net
ilustrasi. Foto istimewa/net

SUBULUSSALAM - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam telah menerima logistik pemilu legislatif berupa kotak, bilik dan surat suara, saat ini disimpan di gudang kantor penyelenggara pemilu di wilayah Kota Subulussalam.

"Kotak, bilik dan surat suara pemilu legislatif yang sudah kita terima," kata Komisioner KIP Kota Subulussalam, Shofyodin kepada portalsatu.com, Rabu, 27 Februari 2019.

Sementara logistik untuk pilpres hingga saat ini belum diterima KIP Kota Subulussalam, termasuk beberapa kabupaten/kota lainnya. Menurut Shofyodin, logistik pilpres diperkirakan Sabtu depan baru tiba di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Shofyodin menambahkan, untuk pengiriman logistik pilpres ke Kota Subulussalam, pihaknya masih menunggu informasi dari pihak ekspedisi karena ada proses bongkar muat dan antre di Medan sebelum didistribusikan ke Subulussalam.

"Untuk pengiriman dari Medan ke Subulussalam masih menunggu informasi dari pihak ekspedisi karena ada proses bongkar dan antrean," ungkapnya.

Sekretaris KIP Kota Subulussalam, Asmardin, S.H., M.H., mengatakan, ada penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2019 sebanyak 239 TPS dibandingkan sebelumnya saat Pilkada 2018 hanya 170 TPS.

Penambahan TPS ini mengingat sebelumnya jumlah pemilih satu TPS lebih 300 bahkan hampir mencapai 400 DPT. Pada pileg dan pilpres tahun ini tidak dibolehkan ada TPS melebihi 300 DPT karena di satu TPS terdapat lima kotak suara yakni pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRA dan DPRK.

Dijelaskan, di Kecamatan Simpang Kiri terdapat 92 TPS dari sebelumnya 69 TPS, Kecamatan Penanggalan 40 TPS dari sebelumnya 26 TPS, Rundeng 40 TPS dari 30 TPS saat pilkada, demikian juga halnya Sultan Daulat menjadi 47 TPS dari 31 TPS dan 20 TPS di Longkib dari sebelumnya 14 TPS. 

Asmardin menyebutkan, proses penghitungan hasil perolehan suara pada 17 April nantinya juga dilakukan secara berurutan mulai dari pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRA dan terakhir DPRK.

"Proses penghitungan nanti diperkirakan memakan waktu cukup lama sampai  malam," kata mantan Kabag Hukum Setda Subulussalam ini.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.