19 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Luncurkan Program Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, Ini Kata Plt Gubernur

...

  • ANTARA
  • 05 October 2019 21:00 WIB

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menandatangi Program Aceh Hebat Bantuan Hukum untuk Fakir Miskin di Aula Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh,  4 Oktober 2019. Foto via Antara
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menandatangi Program Aceh Hebat Bantuan Hukum untuk Fakir Miskin di Aula Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, 4 Oktober 2019. Foto via Antara

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meluncurkan program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin yang merupakan salah satu program Aceh Hebat.

“Ini adalah sebuah upaya pemerintah memberikan pendampingan dan perlindungan hukum kepada rakyat selaku pemegang kedaulatan, yang sedang menghadapi permasalahan hukum,” kata Nova Iriansyah di sela-sela peluncuran program itu, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, 4 Oktober 2019.

Nova menjelaskan, program bantuan hukum bagi masyarakat miskin tersebut merupakan langkah kecil yang sangat penting dan dapat menyentuh langsung masyarakat. “Kita bertekad seluruh masyarakat miskin yang berhadapan dengan masalah hukum dapat kita dampingi, dan bukan sekedar semboyan semata,” katanya.

Pemerintah Aceh dan DPRA telah menerbitkan regulasi lokal guna memperkuat upaya pemberian bantuan hukum bagi fakir miskin. Hal tersebut tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2017 tentang Bantuan Hukum Fakir Miskin di Aceh.

Sedangkan aturan teknis bantuan hukum tersebut dijabarkan dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 10 Tahun 2019. “Peluncuran Program Aceh Hebat untuk Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin ini merupakan bentuk komitmen pemerintah, dalam memberikan jaminan hukum bagi warga, khususnya masyarakat miskin, sehingga spirit keadilan dalam hukum berdiri tegak di daerah kita,” kata Nova.

Nova optimis peluncuran Program Aceh Hebat untuk Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin ini akan mampu menjangkau daerah-daerah pelosok di seluruh Aceh.

Pemerintah Aceh melalui Biro Hukum Setda Aceh telah melakukan evaluasi dan verifikasi, terhadap lembaga pemberi bantuan hukum yang memenuhi syarat dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin.

Dari hasil evaluasi dan verifikasi tersebut, 11 lembaga dinyatakan lolos verifikasi, yaitu Yayasan Biro Bantuan Hukum Sentral Keadilan Indonesia, Yayasan Pos Bantuan Hukum dan HAM Pidie, Yayasan Penyuluhan dan Bantuan Hukum Doktrin Persada, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Aceh, Lembaga Bantuan Hukum Bhakti Keadilan Lhokseumawe.

Selanjutnya, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Banda Aceh, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Aceh Tamiang, Perkumpulan Konsultan Hukum Ramli Husen, S.H. & Associates, Kelompok Kerja Transformasi Gender Aceh, Restorative Justice Working Group, berkedudukan di Aceh Besar, dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Mitra Advokasi Aceh.

Semua lembaga tersebut akan mendapatkan dukungan operasional dari APBA, guna mendanai kegiatan pendampingan masyarakat miskin yang sedang berhadapan dengan masalah hukum.

Plt. Gubernur optimistis langkah pendampingan terhadap masyarakat miskin di Aceh bisa lebih dimaksimalkan, sehingga visi misi Pemerintah Aceh untuk Program Aceh Peumulia dapat berjalan dengan baik dan istilah ‘hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas’ tidak ada lagi di Bumi Serambi Mekah.

Penulis: M. Ifdhal.[]Sumberantaranews.com

 

 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.