29 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mahasiswa Kecewa Sikap DPRK Pidie Tolak Audiensi

...

  • ZAMAH SARI
  • 25 September 2020 08:45 WIB

Foto: Zamah Sari/portalsatu.com
Foto: Zamah Sari/portalsatu.com

SIGLI - Mahasiswa Pidie menuding Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie tidak mendengar jeritan rakyat, tetapi lebih mementingkan kepentingan pribadi dan elite. Pasalnya, permohonan mahasiswa untuk audiensi membahas kepentingan rakyat ditolak dewan dengan alasan sibuk. 

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli, Mahzal Abdullah, didampingi koordinator aksi damai mahasiswa Mustafa Kamal kepada portalsatu.com, Kamis,  24 September 2020, mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan sikap pimpinan DPRK Pidie yang menolak permohonan audiensi mahasiswa dengan alasan sedang sibuk.

"Kami sangat kecewa dengan sikap DPRK yang notabenenya wakil rakyat tetapi tidak mau mendengarkan aspirasi rakyat. Buktinya kami ingin bertemu untuk menyampaikan aspirasi rakyat, tapi ditolaknya," ungkap Mahzal dengan rawut wajaj penuh kecewa. 

Padahal, kata Mahzal, sengaja pihaknya minta jumpa dengan anggota dewan secara resmi melalui surat. Bahkan tujuan audiensi untuk menyampaikan beberapa hal kepentingan rakyat kecil termasuk nasib petani agar dapat diperjuangkan oleh dewan sebagai wakil yang dipilih oleh rakyat.  

"Jawaban dewan mereka lagi sibuk bahas anggaran perubahan. Jadi perlu kita pertanyakan anggaran perubahan itu untuk siapa dibahas kalau aspirasi kami sebagai perwakilan masyarakat tidak diakomodir," tegas Mahzal.

Para peserta aksi juga sempat mengeluarkan kata-kata cercaan terhadap DPRK yang dinilai hanya memikirkan untuk pribadi dan golongan. Bahkan dalam poster yang diusung para mahasiswa tampak tulisan "DPRK Lale Scatter, Pidie Auto Pilot". 



Sekretaris DPRK Pidie, Sayuti Mukhtar, ketika dikonfirnasi portalsatu.com tentang kebenaran adanya permohonan audiensi dari mahasiswa dengan dewan, mengakui menerima suratnya. Akan tetapi karena para anggota dewan sedang sibuk dengan pembahasan anggaran perubahan sehingga tidak ada waktu untuk sementara.  

"Ada kita terima surat, tetapi tidak tahu harus membalas kemana, tetang jawaban pimpinan yang tidak ada ada waktu saat ini. Kalau sudah selesai pembahasan dan paripurna penutupan selesai baru ada waktu," ucap Sayuti melalui WhatsApp. []

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.