20 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

MaSA
Majelis Seniman Aceh Minta Panitia Penampil Praktik Salat di Disco Minta Maaf

...

  • portalsatu.com
  • 08 May 2018 16:00 WIB

@instagram.com/seputaraceh
@instagram.com/seputaraceh

BANDA ACEH - Penampilan gerakan pantomin yang mempraktikkan gerakan shalat pada salah satu acara di Taman Sari atau Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Minggu, 6 Mei 2018 malam, menuai ragam kritikan.

Setelah penggalan video penampilan seorang laki-laki yang ditengarai seorang pelajar itu tersebar melalui akun instagram, mulailah berbagai komentar miring dilayangkan netizen terhadap penampilan tersebut.

Video peragaan tersebut dapat dilihat di link https://www.instagram.com/p/BicIREFDuLk/

Di tengah kontroversi itu, Majelis Seniman Aceh (MaSA) menyatakan sikap tentang peragaan shalat di atas pentas yang diiringi musik rock (disco).

"Kami meminta pihak (group) yang memperagakan, memberi klarifikasi terkait peragaan tersebut. Kami minta pihak penyelenggara segera memberi klarifikasi terkait indikasi pelecehan pelaksanaan ibadah shalat yang diiringi musik," kata Wakil Ketua MaSA Bidang Advokasi dan Perlindungan Karya, Hayatullah Khumaini, didampinya Ketua MaSA, Syamsuddin (Ayah Panton), dalam siaran persnya, Selasa, 8 Mei 2018.

Khumaini mengatakan bahwa ada faktor kesengajaan yang dilakukan oleh pihak/individu yang memperagakan aksi shalat diiringi musik rock. Menurut Khumaini, hal tersebut mengarah dan berpotensi terjadi pelanggaran syariat dan/atau menghina cara beribadah. 

"Kami meminta kepada pihak EO (Event Organizier) acara, panitia Pemerintah Kota Banda Aceh, dan pihak peraga ibadah tersebut memberi klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Aceh," kata Khumaini.

Khumaini menambahkan, tindakan tersebut telah mencoreng syariat Islam, etika, dan menyebabkan kerugian pelaku seni lainnya.

"Kami lagi mempelajari video dan pernyataan dari Kepala Sekolah Luar Biasa (LB) Bukesra Banda Aceh. Kepseknya menyampaikan bahwa adegan tersebut diperagakan oleh anak SLB pada acara Pekan Ekonomi Kreatif, Taman Sari. Kami mengharapkan, semua pihak yang terlibat segera minta maaf," kata Khumaini.[](Rel)

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.