04 June 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Majelis Taklim Abu Ulee Titi Peringati Maulid, Abiya Jeunieb Isi Tausiah

...

  • PORTALSATU
  • 14 January 2020 21:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

JANTHO - Majelis Taklim Pengajian Abu Athahillah atau Abu Ulee Titi peringati maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H. Peringatan maulid tahun ini, panitia menghadirkan Tgk. M. Yusuf Nasir biasa disapa Abiya Jeunieb, Ketua Umum Barisan Muda Ummat (BMU) sebagai penceramah. Acara dihadiri ribuan ibu-ibu majelis taklim dan santriwati itu dipusatkan di Kompleks Masjid Jamik Lamsayeun, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa, 14 Januari 2020. 

Tgk. Ahmad Damanhuri, salah satu panitia yang juga putra Abu Ulee Titi menyebutkan, Abiya Jeunieb hadir dalam rangka tausiah maulid nabi yang diperingati Majelis Taklim Pengajian Abu Ule Titi (Abu Athahillah) bertujuan memperkuat ukhwah Islamiyah dan menyambung tali silaturahim antarsesama majelis taklim dan santri Dayah Al Ikhlas Abu Ishak Al Amiri Lamsayeun atau lebih dikenal Dayah Ulee Titi. 

"Abu sengaja mengundang beliau untuk memberikan ceramah, Abu ingin memperkenalkan talenta muda dai Dayah Aceh kepada majelis beliau seperti Abiya Jeunieb yang sedang diminati netizen muda Aceh saat ini," kata Tgk. Ahmad. 

Abu Athahillah dalam pidato sambutannya mengatakan kelebihan orang yang menuntut ilmu di mata Allah SWT, berkat ilmu ini dalam iktikad Ahlusunnah waljamaah kita berada dalam ibadat. Seperti dijelaskan dalam hadis nabi, "barang siapa yang meninggal dalam menuntut ilmu, maka orang tersebut satu derajat dengan derajat para ambiya-ambiya". 

"Tidak ada batas akhir akan menuntut ilmu. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW memerintahkan kita untuk menuntut ilmu mulai dari ayunan hingga ke liang lahat," ujar Abu. 

Sementara itu, Abiya Jeunieb, yang juga Pimpinan Dayah Rauhul Mudi Al Aziziyah Jeunieb dalam tausiahnya menyampaikan motivasi semangat belajar kepada kalangan santriwati. Abiya menyebut baiknya sebuah bangsa tergantung dari baik buruknya peranan wanita bangsa itu sendiri. Oleh sebab itu para santriwati rajin-rajinlah menuntut ilmu.

"Di dalam rahim kalian kelak akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, jika mereka diaplikasikan dengan pendidikan yang baik artinya pendidikan yang membuat dia tau siapa Tuhan dan Rasul-Nya niscaya kelak dia akan menjadi pemimpin Islam sejati," tuturnya.

"Maka peran perempuan dalam sebuah negara akan memengaruhi kebijakan dan kekuasaan ke arah yang baik atau yang buruk," kata Abiya.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.