13 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Makin Banyak Anggota Abu Sayyaf Serahkan diri ke Militer Filipina

...

  • ANADOLU AGENCY
  • 20 September 2017 20:00 WIB

Tentara Filipina melakukan patroli di kawasan Marawi. @Anadolu Agency
Tentara Filipina melakukan patroli di kawasan Marawi. @Anadolu Agency

Para teroris itu juga menyerahkan senjata-senjata mereka

ZAMBOANGA CITY - Tiga anggota kelompok Abu Sayyaf telah menyerahkan diri ke pasukan militer Filipina di bagian selatan negara tersebut. Jumlah itu menjadikan total 114 anggota kelompok terkait Daesh itu yang menyerahkan diri, kata pihak berwenang pada Rabu.

Para militan yang diduga dibalik serangan bom dan sejumlah penculikan warga asing itu menyerahkan diri ke pasukan militer di Sulu, kata komandan Brigjen Cirilito Sobejana.

"Penyerahan diri ini adalah hasil serangan intens dari pasukan kami untuk membendung teroris dan menyelamatkan tahanan," kata Sobejana.

Para teroris itu juga menyerahkan senjata-senjata mereka, termasuk sebuah senapan M16, senapan Garand dan pistol kaliber .45. Mereka menghadap pada militer di Pulau Pata dan kota Indanan.

Mulai Januari 2017 hingga sekarang, dia mengatakan dari 114 anggota Abu Sayyaf yang menyerahkan diri, 65 berlokasi di Basilan, 26 di Sulu, 21 di Tawi-Tawi dan 2 di Zamboanga City.

Letjen Carlito Galvez, kepala Komando Mindanao Barat mengatakan dia mendukung dan menyambut anggota-anggota Abu Sayyaf yang ingin berdamai.

Galvez juga menambahkan menyerahkan diri dengan damai adalah pilihan yang terbaik dibandingkan bertarung dengan militer, dimana mereka bisa kehilangan nyawa.

"Saya mengucapkan selamat kepada Regu Sulu untuk kerja yang baik. Kami menunggu penyerahan diri berikutnya, termasuk dari teroris Maute," kata Galvez.

Pihak militer mengatakan 5 warga Indonesia, 4 warga Vietnam, seorang pria Belanda dan 4 warga Filipina masih ditahan oleh Abu Sayyaf.

Dalam beberapa tahun terakhir, Abu Sayyaf diketahui sering membunuh tahanan mereka. Warga asing - dari AS, Malaysia, Eropa, Indonesia dan Vietnam - menjadi target penculikan utama kelompok tersebut yang sering meminta uang tebusan untuk membebaskan mereka.[]Sumber:anadolu agency

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.