15 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Makna Hari Pahlawan di Mata Nana Duta Wisata Lhokseumawe

...

  • Fazil
  • 10 November 2018 13:20 WIB

Nana Hafizdah. Foto: istimewa
Nana Hafizdah. Foto: istimewa

LHOKSEUMAWE - Memaknai Hari Pahlawan Nasional di zaman sekarang adalah bukan berperang melawan penjajah, namun bagaimana memaknai kemerdekaan dari hasil perjuangan para pahlawan terdahulu. Untuk itu, setiap orang mempunyai pendapat dan makna tersendiri mengenai peringatan Hari Pahlawan Nasional kali ini, Sabtu, 10 November 2018.

Duta Wisata Kota Lhokseumawe 2018, Nana Hafizdah, mengatakan, Hari Pahlawan Nasional itu bukan sekadar memperingati dalam bentuk seremonial saja, tetapi perlu melakukan kunjungan ke makam-makam para pahlawan yang di masing-masing daerah untuk berdoa bersama para petinggi pemerintahan.

Tidak hanya itu, lanjut Nana, untuk mengenang jasa pahlawan, juga banyak kegiatan lainnya yang dapat dilakukan bersama-sama, seperti perlombaan mewarnai bagi siswa tentang sosok pahlawan nasional baik yang berasal dari Aceh maupun daerah lainnya yang biasa dikenal. Hal ini untuk melihat potensi generasi penerus bangsa sejauh mana kemampuan para siswa dalam mengenal pahlawan, itu juga bagian dari mengenang para pahlawan nasional dimaksud.

"Dalam momentum ini juga perlu dilakukan pemutaran film atau nonton bersama tentang kisah perjuangan mereka (pahlawan) dalam berbagai kesempatan, karena sebagian generasi muda ada yang masih kurang peduli apa itu Hari Pahlawan Nasional. Artinya, sungguh bermakna apabila terus diperkenalkan sosok pahlawan yang berjasa untuk bangsa ini bagi generasi muda," kata Nana Hafizdah kepada portalsatu.com, Sabtu.

Dengan memaknai perjuangan pahlawan, Nana menyebutkan, khususnya bagi generasi muda juga harus banyak belajar dari pengalaman sejarah yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan terdahulu. Bahkan di Aceh pun cukup banyak pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini dari penjajahan Belanda. 

"Artinya, kita semua harus menghargainya dengan tidak melakukan hal-hal negatif. Memerangi apa yang harus kita perangi dan tidak merusak bangsa ini untuk kembali menjadi generasi muda yang kuat dan berkarakter," ungkap Nana.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.