19 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mantan Walkot Sayangkan Insiden Pemukulan Antarpedagang Ikan

...

  • SUDIRMAN
  • 15 May 2019 20:30 WIB

Merah Sakti. Foto istimewa
Merah Sakti. Foto istimewa

SUBULUSSALAM - Mantan Wali Kota Subulussalam, H.  Merah Sakti, S.H., menyayangkan nsiden pemukulan antarpedagang ikan di Jalan Teuku, Kecamatan Simpang Kiri pada Selasa, 14 Mei kemarin. 

Buntut dari pemukulan dan obrak abrik dagangan ikan itu, berujung protes dari seratus massa pedagang ikan dari Bakongan dan Trumon Aceh Selatan datang ke Subulussalam untuk melakukan protes menuntut keadilan, Rabu, 15 Mei 2019.

Aksi ini tak luput dari pantauan Merah Sakti mantan Wali Kota Subulussalam dua periode. Suami Hj. Sartina ini menyayangkan insiden pemukulan terhadap pedagang ikan dari Bakongan yang sebelumnya menurut Sakti tidak pernah terjadi selama ia menahodai Kota Subulussalam selama 10 tahun. 

"Sangat disayangkan terjadinya insiden kemarin,  seharusnya hari itu (pelantikan) menjadi hari yang berbahagia bagi pemimpin Subulussalam yang baru," kata Merah Sakti kepada portalsatu.com melalui sabungan telepon. 

Sakti mengatakan, seharusnya di bulan suci Ramadan 1440 H ini semua pihak bisa menahan diri, apalagi warga dari Trumon,  Bakongan, Kutafajar Aceh Selatan juga bagian dari Subulussalam memiliki hubungan persaudaraan.

"Cari jalan keluar,  solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut, harus kita sadari juga banyak saudara kita dari Subulussalam berdagang ke Aceh Selatan," kata Sakti. 

"Karena itu mari kita rajut kembali kedamaian,  persatuan sesama kita, yang selama ini kita sangat bersahabat dengan mereka. Kita ambil hikmahnya atas insiden ini bahwa permusuhan itu tidak perlu, " tegas Sakti.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.