24 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Massa dari Nagan Raya Mengamuk, Mualem Terluka?

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 07 January 2018 21:23 WIB

BANDA ACEH - Kantor Pusat Dewan Pimpinan Aceh (DP-PA) Partai Aceh (PA) yang berada di Jalan Dr Mr Muhammad Hasan, Banda Aceh, dirusak massa KPA/PA dari Nagan Raya, Minggu, 7 Januari 2018. Insiden tersebut turut membuat Ketua DPA KPA/PA Muzakir Manaf terluka.

Informasi yang diterima dari Kapolsek Lueng Bata AKP Edi Saputra, diketahui sekitar 150-an anggota KPA/PA Nagan Raya mendatangi kantor DP-PA itu pada saat kejadian. Kedatangan mereka untuk meminta SK dari DPA terkait hasil keputusan Musyawarah Wilayah KPA/PA Nagan Raya atas terpilihnya Chalidin Oesman sebagai ketua. 

“Namun, pimpinan PA Pusat tidak menyetujui hasil Muswil di Nagan Raya tersebut dan mengusulkan nama yang lain, yakni atas nama Samsuar untuk menjadi Ketua PA Kabupaten Nagan Raya,” ungkap Edi Saputra saat dikonfirmasi portalsatu.com, Minggu malam.

Sebelum insiden pengrusakan terjadi, pihak KPA/PA Nagan Raya yang diwakili Ali Hasymi selaku mantan Ketua KPA Nagan Raya telah melakukan rapat internal terkait kebijakan pimpinan PA Pusat. Hasil rapat mereka menilai pimpinan PA pusat telah melanggar ketentuan yang berlaku.

“Kemudian (massa) berangkat bersama-sama ke Kantor DPA-PA Pusat untuk menanyakan langsung kepada saudara Mualem mengenai kebijakan yang diambil oleh pimpinan PA Pusat tersebut tentang Muswil di Kabupaten Nagan Raya,” katanya.

Saat kejadian, selain Muzakir Manaf juga hadir Abdullah Saleh dari Fraksi Partai Aceh di DPRA dan Ali Hasymi selaku tim formatur KPA/PA Nagan Raya. Hadir pula dalam pertemuan itu perwakilan 10 sagoe di Kabupaten Nagan Raya.

Hasil pertemuan tersebut diduga mengecewakan massa. Akibatnya massa tersulut emosi dan merusak kantor DPA PA/KPA. Berdasarkan keterangan polisi, beberapa barang yang dirusak seperti meja kaca satu unit, rak piring kaca, dan bingkai foto Wali Nanggroe.

Musliadi, 32 tahun, salah satu penjaga kantor KPA/PA Pusat kepada polisi turut menceritakan kronologis kejadian tersebut. Dia mengatakan Mualem terluka karena menghindari keributan.

"Beliau berlari karena menghindari keributan lalu dikejar oleh anggota PA/KPA Kabupaten Nagan Raya, di saat turun, dipukul dan didorong oleh anggota KPA/PA Kabupaten Nagan Raya hingga terjatuh. Kemudian Mualem dilarikan dari acara rapat tersebut," kata Musliadi seperti dikutip dari Kapolsek Lueng Bata.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.