13 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Masuk Tahun Kelima, Dream Maker Camp Tampil Beda

...

  • PORTALSATU
  • 25 August 2017 17:20 WIB

BANDA ACEH – 40 Anak muda dari berbagai provinsi di Indonesia yang lolos seleksi administrasi dan wawancara mengikuti Dream Maker Camp 2017 pada 17-23 Agustus 2017 di Banda Aceh.

Dream Maker Camp adalah sebuah program unggulan yang diselenggarakan setiap tahun oleh Organisasi Kepemudaan The Leader. Para pemuda tersebut merancang mimpi secara detail melalui kurikulum mimpi dan berbagi inspirasi dengan pemuda-pemuda yang telah berhasil mewujudkan mimpinya.

Kegiatan yang dibuka di Darussalam Inn, Banda Aceh ini berlangsung dengan balutan merah putih.

“Ini merupakan program kelima tahun Dream Maker Camp, dan The Leader ingin sesuatu yang istimewa sehingga kita pilih bulan Agustus agar mampu merayakan kemerdekaan Republik Indonesia bersama,” ujar Muhammad Rizqy, panitia kegiatan.

Selain mendapatkan materi kurikulum mimpi yang disusun langsung oleh anggota The Leader, para peserta bisa berinteraksi dengan sejumlah pemateri Aceh dan nasional.

“Tahun ini kita menyiapkan dan mengundang 26 pemateri Aceh dan nasional yang telah diakui kiprahnya untuk berbagi inspirasi di berbagai sesi di Dream Maker Camp seperti scholarship, Merdekakan Mimpi dan #AcehLuarBiasa,” tambah Sekretaris Jenderal BEM Unsyiah 2017 ini.

Selain itu, di Dream Maker Camp yang istimewa ini, The Leader juga meluncurkan jingle “Every One Can be A Leader” yang ditulis langsung oleh anggota The Leader.

Jingle ini diciptakan untuk memberikan semangat kepada semua pemuda Indonesia agar mampu mengubah Indonesia dengan cara anak muda dan mimpi-mimpi yang direncanakan,” ujar Direktur Eksekutif The Leader, Muhammad Fathun.

Salah satu peserta Dream Maker Camp 2017 yang hadir dari Makassar turut mengapresiasi program yang pernah mendapatkan penghargaan dari Kantor Utusan Republik Indonesia ini.

“Program pemuda yang sangat berbeda yang pernah saya ikuti dari program-program pemuda lainnya. Di sini kita langsung diajarkan secara teknis menyusun mimpi dan diukur sejauhmana implementasi, dampak, dan kesiapan dari mimpi kita, luar biasa Dream Maker,” ujar Mohd. Waldi, mahasiswa UIN Alauddin Makassar.[] (*sar)

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.