18 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Masyarakat Aceh Utara Diimbau Tak Merayakan Valentine Day

...

  • Fazil
  • 14 February 2019 06:30 WIB

Foto istimewa
Foto istimewa

ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib alias Cek Mad mengimbau masyarakat d kabupaten ini tidak melakukan aktivitas perayaan valentine day. Bupati meminta kepada pemilik warung kopi, restoran, hotel (penginapan) dan tempat wisata tidak memfasilitasi perayaan kegiatan tersebut.

Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Andre Prayuda, S.STP., mengatakan, imbauan itu dikeluarkan agar masyarakat terutama kaum muda tidak merayakan valentine day karena tak sesuai dengan qanun syariat Islam di Aceh.

"Kita juga telah meminta kepada para camat, aparatur gampong, dan orangtua agar melarang dan melaporkan kepada pihak Satpol PP dan WH apabila ada masyarakat yang melakukan kegiatan tersebut," kata Andre Prayuda via WhatsApp, Rabu, 13 Februari 2019.

Andre menambahkan, pemilik hotel, restoran, kafe dan tempat wisata juga dilarang memfasilitasi kegiatan perayaan valentine. Hal tersebut tertuang dalam surat imbauan larangan perayaan valentine day tertanggal 12 Februari 2019 yang diteken Bupati Aceh Utara.

Disebut dalam surat imbauan itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, serta Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di bidang akidah, ibadah dan syiar Islam, maka valentine tanggal 14 Februari adalah budaya yang bertentangan dengan syariat Islam dan haram hukumnya untuk dirayakan.

"Kepada Satpol PP dan WH agar mengawasi setiap kegiatan yang melanggar syariat Islam, adat istiadat dan norma masyarakat Aceh Utara sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Andre Prayuda.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.