12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


MaTA Desak Bupati Review Persyaratan Calon Direksi PDAM Tirta Mountala

...

  • PORTALSATU
  • 14 April 2018 12:40 WIB

Baihaqi, Koordinator Bidang Hukum dan Politik MaTA. @Dok. /Istimewa
Baihaqi, Koordinator Bidang Hukum dan Politik MaTA. @Dok. /Istimewa

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Bupati Aceh Besar me-review kembali persyaratan terkait calon Direksi PDAM Tirta Mountala. Pasalnya, MaTA menilai persyaratan yang sudah ditetapkan Pemerintah Aceh Besar tidak sesuai ketentuan berlaku.

Itu sebabnya, MaTA menduga perekrutan calon Direksi PDAM Tirta Mountala dilakukan sebagai formalitas semata. “Kuat dugaan sudah ada orang khusus yang disiapkan menjadi direksi perusahaan daerah tersebut. Hal ini diperkuat dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah Aceh Besar tidak mengikuti aturan hukum yang berlaku,” kata Baihaqi, Koordinator Bidang Hukum dan Politik MaTA dalam siaran pers diterima portalsatu.com, Sabtu, 14 April 2018.

Baihaqi menjelaskan, Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum, sudah sangat jelas mengatur tentang ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi calon Direksi PDAM. Pada pasal 4 huruf (b) disebutkan, calon direksi harus mempunyai pengalaman kerja 10 tahun bagi yang berasal dari PDAM atau mempunyai pengalaman kerja minimal 15 tahun mengelola perusahaan bagi yang bukan berasal dari PDAM, dibuktikan dengan surat keterangan (referensi) dari perusahaan sebelumnya dengan penilaian baik.

“Sedangkan salah satu poin persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah Aceh Besar melalui pengumuman dengan nomor 01/TS/PDAM-TM/2018 menyebutkan, mempunyai pengalaman kerja 5 tahun di bidang manajerial perusahaan berbadan hukum yang dibuktikan dengan surat keterangan dari perusahaan tempat bekerja sebelumnya. Di sisi lain, persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Aceh Besar terlalu sederhana, kesannya seperti membuat celah agar orang khusus yang diduga telah disiapkan lulus dengan sempurna,” ujar Baihaqi.

MaTA melihat, hampir setiap perkrutran calon direksi PDAM di Aceh minim perhatian masyarakat luas. Jangan sampai gara-gara hal ini, kata Baihaqi, Pemerintah Aceh Besar menyelenggarakan perekrutan tanpa memerhatikan ketentuan yang ada.

“Bupati selaku kepala daerah memiliki wewenang untuk mengangkat direksi PDAM, sehingga jangan sampai rekrutmen yang inprosedural merusak citra Bupati Aceh Besar yang baru mejabat sebagai kepala daerah. Untuk itu, MaTA mendesak Bupati Aceh Besar untuk me-review kembali persyaratan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga benar-benar terpilih orang yang tepat sebagai Direksi PDAM Tirta Mountala,” kata Baihaqi.[](rel)

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.