18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


MaTA: Kasus OTT BOP PAUD Aceh Utara Belum Ada Tersangka, Ada Apa?

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 05 December 2018 21:30 WIB

Baihaqi MaTA. Foto: dok. portalsatu.com/istimewa
Baihaqi MaTA. Foto: dok. portalsatu.com/istimewa

LHOKSEUMAWE - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mempertanyakan kelanjutan kasus OTT di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Utara terkait Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD/TK. Pasalnya, sejak operasi Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dari staf Kejati dan Polda Aceh, Selasa, 18 September 2018 lalu, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

"Masyarakat masih menunggu perkembangan kasus yang sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu. Ini tanda tanya besar, mengapa belum ada kejelasan soal kasus tersebut," ujar Koordinator Bidang Hukum dan Politik MaTA, Baihaqi kepada portalsatu.com, Rabu, 5 Desember 2018.

Baihaqi menyebutkan, ini berbeda dengan kasus OTT lain yang digelar oleh tim Saber Pungli. Biasanya, selain mengamankan sejumlah barang bukti, tim Saber Pungli langsung menetapkan para tersangka yang diduga terlibat. "Ini aneh, ada apa gerangan dengan kasus OTT BOP PAUD Aceh Utara?" dia mempertanyakan.

Berdasarkan monitoring MaTA, selama tahun 2018 ini terdapat 6 kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli di Aceh.

Baihaqi menjelaskan, dari jumlah kasus tersebut, tim Saber Pungli mengamankan Rp797.924.000 sebagai barang bukti dan menetapkan 11 orang sebagai tersangka yang berasal dari unsur eksekutif dan swasta.

Berdasarkan catatan MaTA, kasus OTT tersebut tersebar di beberapa wilayah di Aceh, seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Barat dan Nagan Raya. Di antaranya, kasus dugaan pungli terhadap 38 kelompok tani di Nagan Raya, kasus dugaan pungli pada keuchik untuk pelaksanaan MTQ di Aceh Barat.

Selain itu, ada kasus dugaan pungli di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, kasus dugaan pungli di BPN Lhokseumawe, kasus dugaan pungli di Kemenag Bireuen untuk penyelenggaraan maulid.

"Kasus pungli yang ditindak oleh tim Saber Pungli ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah di Aceh. Ini juga menjadi indikator bahwa pelayanan publik di Aceh belum terbebas dari 'belenggu' pungli," kata Baihaqi.

MaTA mendesak agar tim Saber Pungli mempercepat proses hukum terhadap kasus OTT BOP PAUD di Aceh Utara. "Proses hukum ini akan memberi efek jera kepada pelaku. Di sisi lain, MaTA berharap tim Saber Pungli juga harus memaksimalkan pencegahan di setiap instansi pemberi layanan publik," pungkas Baihaqi.[](rel)
 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.