21 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Pertemuan dengan Komisi D DPRK
MaTA Paparkan Hasil Riset Pelayanan RSUD Meuraxa

...

  • PORTALSATU
  • 06 February 2019 22:10 WIB

Foto: Jauhar
Foto: Jauhar

BANDA ACEH – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) melakukan pertemuan dengan Komisi D DPRK Banda Aceh terkait hasil temuan LSM antikorupsi itu soal pelayanan kesehatan di RSUD Meuraxa, Rabu, 6 Februari 2019.

Riset ini dilakukan dalam rentang Juli-September 2018 lalu dengan target pasien peserta BPJS yang membeli obat di luar fasilitas kesehatan (faskes) dan pelayanan kesehatan.

Dalam pertemuan di Ruang Rapat Pimpinan DPRK Banda Aceh, MaTA menjelaskan praktik pembelian obat di luar faskes terjadi sejak tahun 2017 akibat kekosongan obat di RSUD Meuraxa.

“Selain di Rmah Sakit Meuraxa, temuan ini juga ada di Rumah Sakit Zainal Abidin. Namun dalam beberapa minggu terakhir ini sudah tidak ada lagi,” papar Baihaqi, Koordinator Bidang Hukum dan Politik MaTA.

Dari hasil riset, dijelaskan pihaknya mememukan 21 pasien peserta BPJS yang membeli obat di luar resep. Namun sayangnya, pihak rumah sakit maupun BPJS tidak memberikan uang pengganti untuk menebus obat tersebut.

Ia juga menyebutkan, penanganan pasien di RSUD Meuraxa tahun 2018 sudah mengalami perbaikan. Di antaranya sistem registrasi pasien secara online dan penerapan sistem tebus obat online di instalasi farmasi.

“Kami rasa ini harus dipertahankan untuk memajukan pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh,” ujar Baihaqi.

Seperti diketahui, RSUD Meuraxa telah mendapat akreditasi A Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit pada April 2017 lalu. 

Hadir dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wakil Direktur RSUD Meuraxa dan Anggota Komisi D DPRK Banda Aceh.[] (Jauhar)

 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.