25 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mengapa Tersangka Leluasa Masuk ke Kampus Unimal?

...

  • SIRAJUL MUNIR
  • 18 August 2017 19:24 WIB

@Istimewa/portalsatu.com
@Istimewa/portalsatu.com

LHOKSEUMAWE - Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Isharyadi, mengatakan Safwandi, tersangka pembakar Gedung Biro Rektor Unimal di Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, dengan leluasa masuk ke kompleks kampus tersebut karena dikenal sebagai pekerja di lembaga pendidikan tinggi ini. Petugas juga tidak mencurigai tersangka akan membakar Kantor Biro Rektor Unimal.

“Di pintu gerbang ada petugas security (keamanan) dan polisi, karena dia pekerja di situ, petugas tidak curiga, sehingga dia bisa dengan mudah keluar masuk kampus, lazimnya pekerja yang lain,” kata Isharyadi menjawab pertanyaan awak media saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Jumat, 18 Agustus 2017.

Dia mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan terkait dugaan adanya motif lain dalam pembakaran Gedung Biro Rektor Unimal ini. Isharyadi hanya mengatakan saat ini penyelidikan masih berjalan.

Kepada petugas kepolisian, Safwandi mengaku nekat membakar Gedung Biro Rektor di kampus utama Unimal tersebut. Tersangka mengaku kecewa setelah kontrak kerjanya diputuskan sepihak oleh manajemen kampus. Selain itu, tuntutan SK istri tersangka yang sudah lama mengabdi sebagai asisten dosen juga tidak dipenuhi oleh kampus.

Polisi memastikan pembakaran Gedung Biro Rektor Unimal dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB.

Sebelumnya diberitakan, Safwandi yang mengaku membakar Gedung Biro Rektor Unimal telah menyerahkan diri ke polisi. “Kasus ini sudah direncanakan karena (Safwandi) kecewa hak-hak yang dituntut ke pihak kampus tidak dipenuhi, yaitu SK kontrak kerjanya tidak diperpanjang lagi,” ujar Wakapolres Lhokseumawe Kompol Isharyadi didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha saat konferensi pers di Mapolres setempat.

Isharyadi menjelaskan, tersangka tidak langsung ke Polres Lhokseumawe setelah membakar Gedung Biro Rektor Unimal. Safwandi yang merupakan warga Hagu Selatan, Lhokseumawe, sempat pergi ke tempat temannya. Saat itu, kata Wakapolres, sejumlah personel kepolisian sedang mencari tersangka ke rumahnya di Hagu Selatan. Namun sebelum ditangkap, mantan teknisi listrik di Unimal tersebut sudah lebih dulu tiba di Mapolres Lhokseumawe untuk menyerahkan diri.

“Identitas pelaku cepat kita ketahui karena ada laporan dari petugas security yang mengetahui pelaku keluar dari kampus sesaat setelah kebakaran. Tim kita kerahkan langsung menuju ke rumahnya, ternyata pelaku sudah menyerahkan diri ke Mapolres,” ujar Isharyadi. (Baca: Polisi: Pembakaran Gedung Rektorat Unimal Sudah Direncanakan Karena Tersangka…).[] (*sar)

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.