13 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mengawal Petisi, Mahasiswa Pase Kembali Demo di DPRK Lhokseumawe

...

  • Fazil
  • 03 October 2019 12:15 WIB

Foto: Fazil/portalsatu.com
Foto: Fazil/portalsatu.com

LHOKSEUMAWE – Massa Aliansi Mahsiswa Pase (AMP) kembali menggelar unjuk rasa untuk mengawal petisi mahasiswa berisi sejumlah tuntutan kepada pemerintah yang disampaikan dalam aksi beberapa waktu lalu. Salah satunya, meminta pemerintah mengeluarkan Perppu tentang pembatalan revisi UU KPK dan menolak upaya pelemahan pemberantasan korupsi. Aksi kali ini juga dilakukan di depan Gedung DPRK Lhokseumawe, Kamis, 3 Oktober 2019, siang.

Pantauan portalsatu.com, massa diperkirakan berjumlah seribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh Utara dan Lhokseumawe, mulanya berkumpul di depan Museum Kota Lhokseumawe, Kamis pagi. Selanjutnya, mahasiswa berjalan kaki menuju Gedung DPRK Lhokseumawe untuk berorasi.

Massa membawa sejumlah poster, di antaranya bertuliskan "Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tapi kekurangan orang jujur", dan "ternyata permainan DPR lebih kejam daripada permainan PUBG".

Dalam aksi itu juga tampak sejumlah pelajar SMK dan SMA, sebagian mengenakan baju pramuka dan batik abu-abu. Para siswa itu mengikuti arahan dari mahasiswa yang menyampaikan agar menjaga ketertiban selama aksi tersebut.

Mahasiswa berorasi secara bergatian menyampaikan tuntutan yang sama seperti saat aksi sebelumnya. Mereka disambut Ketua Sementara DPRK Lhokseumawe, Ismail,, Ketua Sementara DPRK Aceh Utara, Arafat, dan sejumlah anggota dewan.

"Kita sebagai mahasiswa terus mengawal petisi sesuai tuntutan yang sudah disampaikan sebelumnya kepada DPR. Semua ini demi kepentingan rakyat Indonesia secara keseluruhan," kata koordinator aksi, Risky RM, dalam orasinya.

Aksi mahasiswa dan siswa itu dikawal ketat pihak Polres Lhokseumawe.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.