05 June 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Meski Jam Malam Sudah Dicabut, TA Khalid Minta Warga Tetap Waspada

...

  • portalsatu.com
  • 06 April 2020 15:30 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid [Foto: IST]
Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid [Foto: IST]

Dicabutnya jam malam bukan berarti bebas berkumpul di warung kopi, warga diharapkan untuk dapat terus waspada dan menjaga diri.

BANDA ACEH – Masyarakat Aceh diminta tetap waspada dan menjaga diri di tengah wabah Coronavirus Disease-2019 (Covid-19). Meski jam malam sudah dicabut, bukan berarti bebas berkumpul di warung-warung kopi dan berbagai tempat keramaiannya lainnya.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Aceh, TA. Khalid, Senin, 6 April 2020. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerinda Aceh ini, keramaian justru dikhawatirkan akan memungkinkan penularan virus corona dari satu pribadi ke pribadi lainnya.

“Permasalahan Covid-19 belumlah tuntas, maka kewaspadaan dalam menjaga diri sendiri dari segala kemungkinan yang dapat penyebabkan terjangkitnya virus corona harus terus dioptimalkan semaksimal mungkin,” imbaunya.

Karena itu, lanjut TA. Khalid, kewajiban menjaga jarak badan (physical distancing) dan mencuci tangan adalah hal mutlak yang harus tetap dan terus dilakukan oleh setiap pribadi orang, agar rantai penyebaran virus corona dapat terputus.

“Pemerintah bertanggung jawab atas keselamatan kita, tapi kita sendiri juga harus lebih bertanggung jawab dalam menjaga diri kita sendiri,” tegas anggota Komisi IV DPR RI tersebut.[rilis]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.