24 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mi Instan Mengandung Babi Ditemukan di Nagan Raya

...

  • RISKI BINTANG
  • 20 June 2017 19:00 WIB

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi menunjukkan mi instan asal Korea hasil sidak di Indomaret, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya @PORTALSATU.COM/RISKI BINTANG
Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi menunjukkan mi instan asal Korea hasil sidak di Indomaret, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya @PORTALSATU.COM/RISKI BINTANG

SUKA MAKMUE - Mi instan asal Korea yang diduga mengandung Fragemm DNA babi ditemukan di sebuah swalayan waralaba di Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Rabu, 20 Juni 2017.

Temuan ini diketahui setelah pihak Kepolisian Resot Nagan Raya melakukan operasi ke swalayan tersebut.

Saat ditemukan, mi instan tersebut masih terpajang di rak bagian makanan jenis mi. Mi dengan label Samyang itu tidak ditemukan adanya label halal di kemasan.

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi yang memimpin langsung operasi tersebut mengatakan, operasi ini dilakukan karena banyaknya laporan masyarakat bahwa masih adanya peredaran beberapa jenis mi yang diduga mengandung babi.

"Pada pemeriksaan kali ini, kita mendapati sebanyak 3 dus mi kemasan plastik serta kemasan cup, dua kardus pertama kita temukan masih terpajang bebas di rak makanan Indomaret ini," kata AKBP Mirwazi.

Mirwazi juga mengatakan jika satu dusnya lagi ditemukan di gudang swalayan tersebut. Ia juga mengatakan, awalnya karyawan di swalayan tersebut sempat tidak mau mengatakan lokasi satu kardus mi Samnyang yang berada di gudang.

"Pertama karyawan tersebut tidak mau mengatakan jika masih ada satu kardus lagi di gudang, tapi setelah kita desak baru ia mengatakan," katanya.

Pantauan portalsatu.com karyawan tersebut sempat mengelak dengan dalih mi asal Korea itu memang hendak ditarik dari swalayan tempat mereka bekerja.

"Emang mau kita tarik, Pak," Katanya.

Ketiga kardus yang berisi mi Samyang tersebut langsung diamankan ke Mapolres Nagan Raya.[] (*sar)

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.