18 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Minyak Masih Menyembur dari Sumur yang Terbakar di Aceh Timur

...

  • PORTALSATU
  • 27 April 2018 12:30 WIB

Minyak dan air masih menyembur dari sumur minyak tradisional di Aceh Timur. @M. Fazil
Lokasi seputaran sumur minyak tradisional yang terbakar di Aceh Timur. @M. Fazil
Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro meninjau lokasi sumur minyak tradisional setelah kebakaran. @M Fazil

IDI RAYEK - Minyak mentah dan air hingga kini masih menyembur dari sumur minyak tradisional di Dusun Bhakti, Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat, 27 April 2018. Sebelumnya, sumur minyak tersebut terbakar pada Rabu dinihari dan apinya padam total secara alami, Kamis.

Semburan minyak dan air diperkirakan mencapai 35 meter. "Kita sedang berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan dalam penanggulangan terhadap penutupan lubang minyak yang terbakar di lokasi tersebut," kata Irwansyah Hasanur, salah seorang anggota tim Kerja Sama Operasional (KSO) PT Timur Kawai Energi dan PT Pertamina EP, Jumat, pagi.

Irwansyah melanjutkan, “Kita bersama tim terus berupaya untuk melakukan penutupan lubang yang terbakar supaya (tumpahan minyak) tidak menjalar ke lingkungan sekitar".

Menurut Irwansyah, lokasi sumur minyak itu masih berbahaya bagi masyarakat sekitar. "Kita bersama pihak kepolisian juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga setempat malam tadi (Kamis malam), menyangkut bahayanya proses pengeboran sumur minyak bila dilakukan secara manual (tradisional). Tujuannya (sosialisasi) adalah demi keselamatan kita bersama. Tentunya masyarakat pun secara pelan-pelan nantinya akan memahami hal itu," ujarnya.

Pantauan portalsatu.com di lapangan, para petugas pemadam kebakaran (damkar), BPBD, Pertamina dan personel Polres Aceh Timur berupaya menangani tumpahan minyak mentah yang terus mengalir. Di lokasi itu akan dibuat parit untuk penampungan supaya tumpahan minyak mentah tidak menjalar ke lingkungan sekitar.

"Kemarin (Kamis) petugas pemadam kebakaran juga telah melakukan penyedotan dan akan dilanjutkan lagi hari ini," kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K., M.H., kepada portalsatu.com di lokasi itu, Jumat, pagi.

Kapolres Wahyu menyebutkan, tindakan selanjutnya dilakukan tim Pertamina yang akan membuat penutup sumur minyak tersebut. "Terkait masalah teknis mereka (Pertamina) lebih memahami," ujarnya.

Wahyu menambahkan, pihaknya akan terus mengamankan lokasi itu sampai kondisi betul-betul aman dan kondusif. Menurut pihak Pertamina, kata dia, saat ini lokasi tersebut masih dikategorikan berbahaya.

Kapolres Aceh Timur meminta masyarakat agar tidak melanjutkan lagi kegiatan pengeboran minyak di lokasi kebakaran tersebut. Hal ini untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.

"Penambangan minyak secara tradisional seperti ini jangan dilakukan, karena sangat berbahaya bagi penambang itu sendiri dan lingkungan. Kita berharap ke depan tidak terjadi lagi hal serupa," kata Kapolres Wahyu.[]

Penulis: Muhammad Fazil

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.